Raih Akreditasi B, Anggota Polisi di Inhu Berbondong-bondong Masuk UniversitasTerbuka

Kita akan terus jajaki beberapa unit kepolisian lagi dalam rangka meningkatan kualifikasi sumber daya manusia aparat kepolisian kita.

Raih Akreditasi B, Anggota Polisi di Inhu Berbondong-bondong Masuk UniversitasTerbuka
Istimewa
Jajaran pejabat UT Pekanbaru berfoto saat sosialisasi di Inhu 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sebanyak 104 anggota Kepolisian Sektor Pasir Penyu mengikuti kegiatan sosialisasi dan promosi Universitas Terbuka yang diselenggarakan Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) Universitas Terbuka Pekanbaru di SMKN 1 Pasir Penyu, Sabtu (25/6/2016). Hampir semua peserta tertarik mengambil kuliah program studi Ilmu Hukum. Apalagi, saat ini Prodi Hukum Universitas Terbuka sudah memiliki akreditasi B.

Kegiatan diawali sambutan Kapolsek Pasir Penyu, Kompol Ahmad Prihatin. Orang nomor satu di jajaran Polsek Pasir Penyu ini turut menyemangati para anggotanya untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan ke S1.

“Saya juga akan bergabung bersama Anda sekalian mengikuti program ini,” tegas Prihatin.

Tak pelak, penegasan sang pemimpin ini membuat jajaran Polsek Pasir Penyu tambah antusias menyimak penjelasan yang disampaikan Kepala UPBJJ-UT Pekanbaru, Drs. Djahrudin, M. Si. Antusiasme para calon mahasiswa ini tampak saat diadakan sesi tanya jawab. Sejumlah peserta secara bergantian menanyakan berbagai hal berkaitan dengan UT.

Di antara pertanyaan para peserta adalah bagaimana dengan gelar kesarjanaan program studi ilmu hukum ini mengingat ia berada di bawah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Ditegaskan bahwa gelar kesarjanaannya adalah sarjana hukum (SH). Selain itu, ada peserta yang minta pertimbangan sistem apakah yang sebaiknya mereka ikuti, apakah Sistem Paket Semester (SIPAS) Penuh, Semi, ataukah Non tutorial tatap muka (TTM).

Koordinator BBLBA, Ronny Basista, yang turut serta mendampingi Kepala UPBJJ menjelaskan bahwa semua sistem ini memiliki kelebihan dan keterbatasannya. Meskipun SIPAS penuh menunjang keberhasilan studi lebih besar daripada sistem yang lain, namun hal itu perlu pertimbangan dari waktu yang tersedia mengingat anggota polisi juga bertugas di hari libur yang notabene di mana kegiatan TTM dilangsungkan.

Setelah diskusi, beberapa saat para calon mahasiswa ini menyepakati mengikuti program SIPAS Semi dan sistem ini yang cenderung disetujui pimpinan mereka, Kapolsek Pasir Penyu. Diperkirakan akan terdapat tiga sampai empat kelas TTM Pokjar Polsek Pasir Penyu berlangsung mulai masa 2016.2.

Kepala UPBJJ Drs. Djahrudin, M. Si menyatakan apresiasinya atas antusiasme kalangan polisi dan penegak hukum dalam acara sosialisasi tersebut.

“Kita akan terus jajaki beberapa unit kepolisian lagi dalam rangka meningkatan kualifikasi sumber daya manusia aparat kepolisian kita. Sebagai aparat penegak hukum, sepantasnyalah mereka juga menyandang gelar sarjana ilmu hukum,” tegas Djahrudin. (*)

Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help