Bangunan Pasar Cik Puan Jadi Sarang Maksiat, Ditemukan Kemasan Obat Kuat, Lem dan Celana Dalam

Bangunan yang terletak di Jalan Tuanku Tambusai ini diduga dijadikan sarang maksiat bagi muda-mudi di Pekanbaru.

Bangunan Pasar Cik Puan Jadi Sarang Maksiat, Ditemukan Kemasan Obat Kuat, Lem dan Celana Dalam
Tribun Pekanbaru/Syaiful Misgiono
Kemasan Obat Kuat, Lem Kambing dan Celana Dalam ditemukan di lantai dua bangunan pasar Cik Puan, Minggu (18/9/2016) 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM - Bangunan pasar Cik Puan yang terbengkalai sejah tahun 2012 lalu kini berubah fungsi. Bangunan yang terletak di Jalan Tuanku Tambusai ini diduga dijadikan sarang maksiat bagi muda-mudi di Pekanbaru. Pantuan Tribun, Minggu (18/9/2016) di lantai dua bangunan pasar Cik Puan ini ditemukan banyak kemasan lem cap kambing. Kemasan lem cab kambing tersebut ada yang berbentuk kaleng ada pula berbentuk seperti pasta gigi.

Dari pengamatan Tribun, setidaknya ada lima bekas kaleng lem cap kambing yang berhasil Tribun temukan dilokasi ini. Sementara yang berkemasan seperti pasta gigi ada 3 buah.

Tidak hanya bekas kemasan lem yang berserakan dilantai dua bangunan ini, namun Tribun juga menemukan kotak kemasan obat kuat bewarna hitam.

Kotak obat kuat bergambar wanita berambut pirang dengan tulisan Super Magic tersebut ditemukan tergeletak di samping tiang di lantai 2 pasar Cik Puan.

Tidak itu saja, hasil pantuan Tribun di lantai 2 gedung pasar cik puan yang terbengkalai ini juga ditemukan celana dalam wanita dan celana pendek pria.

Celana dalam wanita dan celana pendek pria tersebut diduga sudah lama ditinggal pemiliknya, warnanya sudah kusam dan sudah menempel dilantai.

Namun tidak diketahui siapa pemilik celana dalam tersebut dan kenapa bisa ada dilantai 2 bangunan pasar yang menelan APBD Pekanbaru sekitar Rp 20 miliar ini.

Menurut keterangan Adrian salah seorang warga yang saat itu sedang berada disekitar bangunan pasar Cik Puan, dirinya memang kerap melihat anak-anak usia SMP naik keatas bangunan tersebut.

Namun dirinya tidak mengetahui secara persis apa yang dilakukan anak-anak tersebut di lantai 2 bangunan pasar yang terbengkalai tersebut. Sebab aktifitas yang dilakukan dilantau 2 tidak bisa terpantau dari lantai dasar bangunan pasar cik puan.

"Banyak yang pergi mojok disini, sering saya lihat anak muda bawa cewek bawa motor berhenti disini," katanya.

Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Muhammad Ridho
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help