Sempat Mangkrak, Proyek PLTU Tembilahan Akan Hydro Test Jilid 2

Menurut pihak PLN Cabang Tembilahan, percepatan pembangunan sudah dilakukan dengan kondisi progres saat ini mencapai 85 persen.

Sempat Mangkrak, Proyek PLTU Tembilahan Akan Hydro Test Jilid 2
Tribun Pekanbaru/T. Muhammad Fadhli
Para pekerja sedang beaktifitas di lokasi proyek PLTU Tembilahan. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru : T. Muhammad Fadhli.

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN – Setelah dimulai pada tahun 2011 dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) dengan total anggaran lebih kurang 300 M, proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang terletak di Parit 23 Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Inhi, sempat berhenti selama 8 bulan di tahun 2013.

Namun saat ini keoptimisan ditunjukan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) cabang Tembilahan yang nantinya akan menjadi pihak yang mengaliri daya PLTU kepada masyarakat.

Menurut pihak PLN Cabang Tembilahan, percepatan pembangunan sudah dilakukan dengan kondisi progres saat ini mencapai 85 persen. Untuk itu PLN optimis proyek dapat selesai dan fungsikan pada pertengahan
tahun 2017.

“Progres terus berjalan, dengan daya 2 x 7 MW selain untuk wilayah Tembilahan sendiri, juga akan memperkuat sistem di Kecamatan Batang Tuaka dan Gaung Anak Serka (GAS),” ujar Manager PLN Tembilahan, Syaiful Hanan saat di Konfirmasi,” Minggu (20/11/2016).

Progres yang dikatakan Syaiful juga dibenarkan oleh pihak pelaksana proyek PLTU, dalam hal ini PT. Adhi Karya.

Kepala Bagian Umum PT. Adhi Karya, Surya menjelaskan, saat ini progres pekerjaan memasuki tahap persiapan hydro test untuk unit 2 , setelah sebelumnya sukses melaksanakan uji coba unit satu pada 15 november 2016 lalu.

“Kemarin mengundang pengawas untuk uji coba travo masuk ke jaringan satu unit turbin dan berjalan sukses. Pada awal desember ini rencananya akan dilaksanakan hydro test jilid 2,” paparnya.

Dengan begitu, berdasarkan analisa teknis pihaknya, Surya optimis proyek dapat selesai pada pertengahan tahun 2017.

“Analisa kami Maret jika berjalan lancar, namun itu tidak terhitung kendala pasang surut akibat curah hujan, kalau memasukkan analisa itu bisa jadi April baru selesai,” imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Muhammad Ridho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help