Jalan Sumbar Riau Putus

Pasca Putusnya Jalan lintas Riau - Sumbar, Harga Cabe Merah di Inhil Sempat Capai Rp 60 ribu

Anto yang langsung mengambil persedian cabe dari toke di Bukit Tinggi ini mengaku saat ini jalur lintas tersebut sudah mulai bisa dilewati.

Pasca Putusnya Jalan lintas Riau - Sumbar, Harga Cabe Merah di Inhil Sempat Capai Rp 60 ribu
TribunPekanbaru/T Muhammad Fadhli
Pedagang di Pasar Selodang Kelapa, Inhil sedang melayani pembeli. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru : T. Muhammad Fadhli.

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN – Putusnya jalan Sumbar-Riau akibat longsor dan banjir yang terjadi di Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat berimbas pada lonjakan harga sejumlah komoditas kebutuhan harian di Inhil.  

Hal ini diakui Anto, pedagang yang berjualan di Pasar Selodang Kelapa, Tembilahan, kejadian itu sempat membuat harga cabe merah menembus harga Rp 60 ribu per kilo pada Senin (6/3/2017) lalu. 

“Pada hari persedian cabe hanya tinggal sisa yang belum terjual pada hari sebelumnya,” ungkapnya kepada Tribun Pekanbaru, Rabu (8/2/2017).

Namun kondisi itu tak berlangsung lama. Saat ini harganya sudah normal kembali.

Anto yang langsung mengambil persedian cabe dari toke di Bukit Tinggi ini mengaku saat ini jalur lintas tersebut sudah mulai bisa dilewati.

“Sekarang harganya sudah biasa saja. Sejak dua hari terakhir harganya Rp 35 ribu per kilo. Memang agak naik dari sebelumnya sempat di angka Rp 32 ribu per kilo,” jelasnya.

Begitu juga dengan kebutuhan dapur lain. Disebutkannya, harga cabe hijau berkisar Rp 32 – 35 ribu per kilo dan bawang merah berkisar Rp 25 – 28 ribu per kilo.

Justru harga cabe rawit yang masih mahal yakni dikisaran Rp 42 – 50 ribu per kilo.(*)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help