TribunPekanbaru/

Kajari Meranti: Uang Rp 110 Juta dari Yohanes Umar Itu Untuk Negara, Bukan Untuk Saya!

Saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (13/3/2017), Suwarjana mengatakan jika uang sebesar Rp 110 juta itu

Kajari Meranti: Uang Rp 110 Juta dari Yohanes Umar Itu Untuk Negara, Bukan Untuk Saya!
Net
Ilustrasi 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Guruh BW

TRIBUNPEKANBARU.COM, SELATPANJANG - Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti, Suwarjana mengatakan, uang sebesar Rp 110 juta yang diungkap dalam pledoi terdakwa kasus korupsi Bansos Universiatas Kepulauan Meranti, Yohanes Umar pada sidang Tipikor, Kamis (9/3/2017) lalu bukanlah untuk dirinya.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (13/3/2017), Suwarjana mengatakan jika uang sebesar Rp 110 juta itu adalah uang pengganti kerugian negara yang ditimbulkan akibat tindakan korupsi Yohanes Umar Cs.

"Itu kan uang untuk negara, bukan untuk kami. Kerugian negara akibat perbuatan mereka kan harus mereka ganti. Kalau tidak asetnya bisa disita," ujar Suwarjana.

Ia juga mengklarifikasi terkait pernyataan bawahannya yang minta bantuan ke Yohanes Umar jika Yohanes minta dibantu.

Menurut Suwarjana, pihaknya bisa membantu penuntutan jika Yohanes kooperatif dan mengembalikan kerugian negara.

"Bukan minta bantu untuk kepentingan kami, melainkan kepentingan pemeriksaan dan kerugian negara. Bagaiamana dia (Yohanes Umar, red) ini, masa salah tanggap," ujarnya.

Dia juga mengaku tidak takut dipanggil pihak Kejati Riau terkait pledoi Yohanes Umar dalam sidang Tipikor beberapa waktu lalu.

"Saya enggak terima apa-apa kok, lagipula dia kan ditipu orang. Nanti kan bisa dicek, uang yang ditransfer itu kemana mengalirnya," ujarnya. (*)

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help