TribunPekanbaru/

Pelalawan

Tak Hanya Langgam dan Pangkalan Kerinci, Kecamatan Pelalawan Juga Mulai Banjir

Selain beberapa lokasi di Kecamatan Langgam dan Pangkalan Kerinci, desa-desa di Kecamatan Pelalawan juga mulai tergenang banjir, Senin (13/3/2017).

Tak Hanya Langgam dan Pangkalan Kerinci, Kecamatan Pelalawan Juga Mulai Banjir
TribunPekanbaru/Johanes
Banjir di Kelurahan Pelalawan kecamatan Pelalawan pada Senin (13/3/2017). Banjir mulai menggenangi perkampungan dan fasilitas umum 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com: Johannes Tanjung

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Wilayah terkena dampak banjir di Kabupaten Pelalawan kian hari semakin bertambah.

Selain beberapa lokasi di Kecamatan Langgam dan Pangkalan Kerinci, desa-desa di Kecamatan Pelalawan juga mulai tergenang banjir, Senin (13/3/2017).

Setidaknya ada empat desa dan kelurahan yang terdampak banjir akibat meluapnya air Sungai Kampar.

Baca: Tak Hanya Akses Jalan Putus, Banjir di Kecamatan Langgam Rendam SD 004 

SD 004 Langgam terendam banjir dan siswa diliburkan
SD 004 Langgam terendam banjir dan siswa diliburkan (TribunPekanbaru/Johanes)

Seperti Kelurahan Pelalawan, Desa Sering, Desa Tolam, hingga Desa Rangsang. Ketinggian banjir kurang lebih mencapai 1 meter, apalagi yang berada tepa dibantaran sungai.

Baca: FOTO: Korban Banjir Langgam Terima Bantuan dari Dinas LHK, Diskes dan IAI Provinsi Riau

"Ada beberapa fasilitas umum yang sudah terendam. Seperti sekolah, mesjid, dan rumah-rumah warga," ujar Camat Pelalawan, Joko Purnomo. 

Joko menyatakan, beberapa akses jalan di dalam permungkiman warga mulai terputus lantaran terendam air. Pemerintah kecamatan dan kelurahan maupun desa sedang mendata jumlah rumah dan kepala keluarga yang terdampak banjir. (*) 

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru

LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru

SUBSCRIBE Youtube: Tribun Pekanbaru

Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video

Penulis: johanes
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help