TribunPekanbaru/

Kejari Pelalawan Masih Tunggu Audit BPKP Soal Dugaan Korupsi Cetak Sawah

Menurut Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus Kejari Pelalawan, Yuriza Antoni, penyelidikan yang dilakukan terus

Kejari Pelalawan Masih Tunggu Audit BPKP Soal Dugaan Korupsi Cetak Sawah
Tribun Pekanbaru/ Raya Desmawanto Nainggolan
BEKAS SAWAH - Perkebunan kelapa sawit ini pada 2009 silam merupakan hasil cetak sawah baru dari program OPRM Provinsi Riau di Teluk Meranti, Pelalawan. Namun kini, sawah baru itu sudah ditanami kelapa sawit. 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com: Johannes Tanjung

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan terus mendalami dugaan korupsi proyek Cetak Sawah tahun 2013 di Dinas Pertanian (Distan). Jaksa belum menetapkan tersangka dalam perkara rasuah ini.

Menurut Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus Kejari Pelalawan, Yuriza Antoni, penyelidikan yang dilakukan terus berkembang. Pihaknya masih menunggu hasil audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Riau. Jika Perhitungan Kerugian Negara (PKN) telah didapatkan, status perkara ini akan ditingkatkan oleh penyidik.

"Kita sudah ekspos satu kali dihadapan BPKP. Jadi tinggal hasil perhitungannya saja ditunggu," ujar Yuriza Antoni kepada tribun, Selasa (14/3).

Selain menunggu PKN, kata Reza, BPKP meminta jaksa melengkapi beberapa berkas yang kurang seputar penanganan kasus proyek senilai Rp 1 Miliar itu. (*)

Penulis: johanes
Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help