TribunPekanbaru/

Indragiri Hulu

Napi Rutan Rengat yang Meninggal Diduga Sudah Sakit Semenjak Enam Minggu Lalu

Saat dicek, dokter menyebutkan kesadaran Rahmiadi memang menurun. Sehingga Rahmiadi harus menjalani perawatan dengan pendampingan dari Kejari Inhu.

Napi Rutan Rengat yang Meninggal Diduga Sudah Sakit Semenjak Enam Minggu Lalu
net/google
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com Bynton Simanungkalit

TRIBUNPEKANBARU.COM, RENGAT - M Rahmiadi, napi Rutan Kelas II B Rengat yang meninggal diduga sudah mengidap penyakit semenjak enam minggu lalu.

Pasalnya, menurut Kasi Pidum Kejari Inhu, Nur Winardi melalui JPU yang menangani perkara Rahmiadi, Yoyo Satrio pihaknya sempat mengantakan Rahmiadi menjalani perawatan ke RSUD Indrasari sebelum persidangan atau tepatnya sekitar dua bulan lalu.

"Sebelum agenda sidang dimulai, kondisi kesehatan Rahmiadi memang sudah menurun. Sehingga kita membawanya untuk check up ke RSUD," kata Satrio, Selasa (14/3/2017).

Saat dicek, dokter menyebutkan kesadaran Rahmiadi memang menurun. Sehingga Rahmiadi harus menjalani perawatan dengan pendampingan dari pihak Kejari Inhu.

Setelah menjalani perawatan, kondisi kesadaran Rahmiadi sudah mulai membaik. Sehingga Rahmiadi diperbolehkan menjalani persidangan dengan surat rekomendasi dari dokter.

Hingga akhirnya pada tanggal 13 Februari 2017 lalu, Rahmiadi divonis hakim dengan hukuman 20 tahun penjara atas kepemilikan ganja seberat 48 kilogram.

Pasca putusan tersebut, terdengar kabar bahwa Rahmiadi meninggal semasa menjalani masa hukuman.

Kabar meninggalnya Rahmiadi ini dibenarkan oleh Kepala Pengamanan Rutan (KPR) Kelas II B Rengat.

Hanya saja, Kepala Rutan Kelas II B Rengat masih belum memberikan pernyataan resmi terkait peristiwa ini. (*)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined property: stdClass::$video

Filename: articles/video_pilihan.php

Line Number: 18

KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help