TribunPekanbaru/

Okupansi Hotel Pekanbaru Tak Capai 70 Persen, PHRI Berharap Pemerintah Gecarkan Pariwisata

Seperti, peningkatan jumlah hotel yang sangat pesat dan tidak seimbang dengan jumlah kedatangan tamu.

Okupansi Hotel Pekanbaru Tak Capai 70 Persen, PHRI Berharap Pemerintah Gecarkan Pariwisata
Istimewa
Hotel Amaris 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru Firmauli Sihaloho

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sebagai ibu kota provinsi, Pekanbaru memang terus melakukan perubahan melalui pembangunan yang berkelanjutan.

Hal ini diyakini bisa merangsang pertumbuhan ekonomi. Namun, juga bisa mengakibatkan stagnan pada beberapa industri.

Seperti, peningkatan jumlah hotel yang sangat pesat dan tidak seimbang dengan jumlah kedatangan tamu.

"Bahkan dari 26 hotel bintang dua keatas di Pekanbaru dan yang terdaftar di PHRI, total tingkat okupansi hanya sekitar 55 persen saja," kata Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Riau, Ondi Sukmara.

Angka tersebut, katanya belum memberikan benefit bagi hotel. Sebab, menurutnya, okupansi yang mencapai angka 70 persen baru bisa dikatakan mendapatkan keuntungan.

Melihat pertumbuhan hotel yang kian padat, Ondi menyarankan agar pemerintah daerah menggesa pembangunan berbasiskan wisata.

"Kalau bisa pemerintah kita gencar melakukan kegiatan wisata.Dengan begitu para wisatawan pun berkunjung dan menginap di hotel-hotel Pekanbaru,"tegasnya.  (*)

Penulis: Firmauli Sihaloho
Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help