TribunPekanbaru/

Apa yang Terjadi Jika Menahan BAB Berjam-jam?

Tapi, tahukah Anda bahwa menahan BAB terlalu lama, juga memiliki konsekuensi yang tidak akan membuat Anda nyaman?

Apa yang Terjadi Jika Menahan BAB Berjam-jam?
ISTIMEWA
Ilustrasi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Semua yang hidup pasti akan buang kotoran, entah berbentuk gas karbondioksida seperti tanaman atau feses seperti kita, manusia.

Sebagai manusia, kita diajarkan untuk memiliki rasa sungkan dan malu, termasuk soal buang air besar. Ketika sedang rapat dengan klien penting, tentu akan sungkan rasanya untuk izin ke belakang.

Atau ketika sedang terjebak kemacetan di jalan tol, sedangkan jarak toilet umum masih jauh. Situasi-situasi seperti ini, membuat kita terpaksa menahan BAB dan membuat kita jadi tidak nyaman.

Tapi, tahukah Anda bahwa menahan BAB terlalu lama, juga memiliki konsekuensi yang tidak akan membuat Anda nyaman?

"Sebenarnya, menahan BAB bukan ide yang baik walau kadang terpaksa kita lakukan," kata Dr Niket Sonpal, asisten profesor klinis di Tuoro College of Osteopathic Medicine di New York.

Dr. Sonpal memaparkan apa yang akan terjadi di dalam tubuh kita saat menahan kotoran agar tidak keluar.

Setelah dua jam menahan BAB

"Anda akan benar-benar sulit untuk menahan feses, agar tidak keluar sehingga harus mengencangkan otot sfingter (otot lingkar di anus)," kata Sonpal.

Dalam beberapa jam pertama, Anda akan merasakan tekanan di perut. Beberapa orang menggambarkannya seperti kram. Perut seperti kembung, bergas dan untuk bergerak pun Anda merasa tidak enak.

Setelah enam jam menahan BAB

Halaman
12
Editor: M Iqbal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined property: stdClass::$video

Filename: articles/video_pilihan.php

Line Number: 18

KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help