TribunPekanbaru/

Motor Roda Tiga Listrik Dijual Tanpa Surat, Dijual Rp 32,5 Juta

Motor listrik roda tiga itu viral setelah foto unitnya beredar di internet, ketika sedang dikendarai oleh seorang wanita berkerudung

Motor Roda Tiga Listrik Dijual Tanpa Surat, Dijual Rp 32,5 Juta
Istimewa
Motor Listrik Roda Tiga yang viral di internet 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sepeda motor roda tiga masih viral di internet. Kali ini, bermesin listrik yang dijual Rp 32.500.000 dengan nama Tiger dan bisa membawa dua penumpang, serta satu orang sopir di bagian depan.

Motor listrik roda tiga itu viral setelah foto unitnya beredar di internet, ketika sedang dikendarai oleh seorang wanita berkerudung di jalan umum.

Berdasarkan situs designstations.com/tigercycle/, motor listrik roda tiga itu dibekali jenis aki kering 48V-20 Ampere, dinamo 1.000 watt, dan dinamo tipe brushless.

Jarak tempuh diklaim kurang lebih 50 km dalam kondisi baterai penuh, daya angkut maksimal 125 kg, dan bisa berjalan dengan kecepatan 40 kpj.

Perusahaan penjual motor itu, yakni Tiger Cycle yang merupakan produsen dan distributor sepeda listrik Tiger dan Yahonta Indonesia. Domisilinya di Pasar Turi Pertokoan Komplek Sinar Galaxy, Surabaya, Jawa Timur.

Model motor roda tiga ini berbeda dengan yang sebelumnya, mulai dari spesifikasi, harga hingga desainnya.

Tim redaksi Otomania.com masih mencari kebenaran mengenai motor roda tiga ini, dengan menghubungi produsen tersebut.

Sepeda motor roda tiga listrik bernama Tiger viral di internet. Distributornya ada di Surabaya, Jawa Timur, dan dijual Rp 32,5 juta, namun tidak dilengkapi dengan surat seperti Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK).

Alasan penjual, karena motor roda tiga itu bermesin listrik dan kecepatan maksimumnya hanya 40 kpj. "Jadi kalau menurut peraturan, jika masih di bawah itu tidak dilengkapi surat," ucap Rita tenaga penjual yang dihubungi Otomania.com, Selasa (14/3/2017).

Selama ini, kata Rita sudah banyak yang membeli, bahkan sampai ke luar Pulau Jawa. Menurut dia, semua pembeli itu membeli tanpa ada surat-suratnya.

"Motornya diimpor dari China, dan hanya kami yang menjual, karena hanya ada di Surabaya saja," kata dia.

Namun secara hukum, menurut AKBP Iwan Saktiadi, Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya, semua kendaraan bermotor wajib memiliki surat-surat, tanpa ada kecuali.

"Aturan untuk kendaraan listrik sedang kita buat dan belum diputuskan. Acuannya bukan berdasarkan kecepatan, kecuali sepeda listrik, kalau motor listrik jelas harus ada," kata Iwan saat dihubungi Otomania.com, Selasa (14/3/2017).

Iwan menjelaskan, sebaiknya pedagang motor roda tiga listrik itu memberikan bukti, bisa berupa nomor rangka atau nomor yang tertera di motor listriknya.

"Jadi ketika nanti ditanyakan polisi, bisa menunjukan itu untuk sementara, sampai regulasi, pajak dan surat kendaraan listrik dikeluarkan," kata Iwan. (Otomania.com)

Editor: Sesri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help