Kampar

Pencuri Pecah Kaca Mobil Ini Tertangkap Basah Saat Beraksi di Sei Pinang

NM alias NC (44) tidak berkutik saat dicokok sesaat setelah memecahkan kaca jendela mobil korbannya.

Pencuri Pecah Kaca Mobil Ini Tertangkap Basah Saat Beraksi di Sei Pinang
ilustrasi/net
Ilustrasi Pecah Kaca Mobil

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Nando

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Tak selamanya aksi pelaku pencurian dengan modus pecah kaca mobil berhasil. Pria ini bisa dikatakan tertangkap basah saat beraksi di Kilometer 28 Jalan Raya Pekanbaru-Bangkinang, Desa Sei Pinang Kecamatan Tambang, Kamis (16/3/2017) sore.

NM alias NC (44) tidak berkutik saat dicokok sesaat setelah memecahkan kaca jendela mobil korbannya. NM diketahui tinggal di Jalan Perenggangan Air Tawar Barat Kecamatan Padang Utara Kota Padang, Sumatera Barat.

Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Tambang, Iptu. Charles Nainggolan dan personil Polsek, Brigadir Putra Buana langsung menggelandang NM ke Markas Polsek.

Polsek Tambang masih memburu seorang rekan NM yang berhasil kabur. "Satu orang pelaku yang lain masih kita buru. Kita sudah mengantongi identitasnya," ungkap Kepala Polsek Tambang, AKP. Jambi Lumbantoruan, Kamis malam.

Menurut Jambi, NM dan rekannya beraksi di parkiran warung Sate Ocu Iman. Sore itu sekira pukul 16.45 WIB, korban, Edi Suherman (42) dan rekannya, Rusman singgah untuk bersantap Sate. Mereka datang dari Kampar menuju Pekanbaru dengan Toyota Kijang LGX.

"Tidak berapa lama terdengar suara kaca pecah dari arah mobil miliknya," kata Jambi. Edi langsung bergegas mengecek kondisi mobilnya. Ternyata suara kaca pecah itu berasal dari mobilnya.

Di tengah kepanikannya, lanjut Jambi, korban bertemu dengan dua pria diduga pelaku masih berdiri di dekat mobil itu. Tanpa pikir panjang, korban pun berteriak maling.

"Kebetulan Kanit Reskrim bersama anggota berpatroli melewati lokasi dengan sigap mengamankan tersangka dan memasukkan ke mobilnya," ujar Jambi. Sayangnya, seorang tersangka lain berhasil meloloskan diri. (*)

Penulis: nando
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help