TribunPekanbaru/

Dumai

Belum Tiga Bulan, 19 WNA Ilegal Diamankan di Dumai

Pada awal tahun 2017, Dumai masih menjadi lokasi perlintasan favorit bagi para pencari suaka untuk memperoleh lokasi perlindungan.

Belum Tiga Bulan, 19 WNA Ilegal Diamankan di Dumai
Tribun Pekanbaru/ Rizky Armanda
Sebanyak 6 orang Warga Negara Asing (WNA) asal Bangladesh diamankan oleh petugas gabungan dari aparat kepolisian Polda Riau dan Polsek Tenayan Raya, Jumat (17/3/2017) sekitar pukul 00.15 WIB. 

 
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Fernando Sikumbang

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Pada awal tahun 2017, Dumai masih menjadi lokasi perlintasan favorit bagi para pencari suaka untuk memperoleh lokasi perlindungan.

Terbukti ada 19 Warga Negara Asing (WNA) yang menjadikan Dumai sebagai satu perlintasan menuju tempat suaka.

Mereka yang menjadikan Dumai sebagai titik singgah berasal dari Bangladesh dan Somalia. 

Data dari Seksi Pengawasan dan Penindakan Hukum Imigrasi Dumai, imigran asal Bangladesh mendominasi kedatangan imigran gelap ke Dumai.

Total ada sebelas WN asal Bangladesh yang sudah menjadikan Dumai sebagai akses menuju Malaysia dalam kurun waktu tiga bulan.

Bahkan sembilan di antaranya sudah dideportasi ke negaranya.  

"Terakhir ada dua WN Bangladesh yang diamankan Jum'at pekan lalu. Mereka diamankan di sebuah pondok dekat RSUD Dumai. Ada dugaan mereka juga ingin ke Malaysia secara ilegal melalui Kota Dumai," ujar Kasi Pengawasan dan Penindakan Hukum Imigrasi Dumai, Rangga Putra kepada Tribun, Kamis (16/3/2017). 

Dijelaskannya, yang memiliki modus baru adalah delapan WN Somalia yang diamankan Rabu (15/3/2017) sore kemarin.

Sebab para WN Somalia itu tidak menjadikan Malaysia sebagai lokasi tujuan.

Namun hanya menjadikannya sebagai lokasi pintu masuk dan transit ke Indonesia.  (*)

Penulis: Fernando
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined property: stdClass::$video

Filename: articles/video_pilihan.php

Line Number: 18

KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help