Penuhi Kebutuhan Literasi, MPK Perpusda Masuk Lapas Anak dan Perempuan

Layanan pusteling dilakukan dengan menggunakan mobil perpustakaan keliling (MPK) yang memang dioptimalkan untuk menjangkau beberapa wilayah.

Penuhi Kebutuhan Literasi, MPK Perpusda Masuk Lapas Anak dan Perempuan
TRIBUNPEKANBARU.COM/THEO RIZKY
Sejumlah warga tengah memanfaatkan Perpustakaan Keliling dari Badan Perpustakaan dan Arsip Kota Pekanbaru di Jalan Gajah Mada, Pekanbaru, Minggu (6/12/2015) pagi. Buku-buku yang dapat dipinjam ditempat secara gratis tersebut diharapkan dapat menumbuhkan minat baca di masyarakat, terutama bagi anak-anak usia sekolah. TRIBUN PEKANBARFU/THEO RIZKY 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Syahrul Ramadhan

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - ‎Pelayanan Dinas Perpustakaan dan Kerasipan Kota Pekanbaru dibidang perpustakaan keliling (Pusteling) terhadap masyarakat terus digencarkan.

Selain melayani masyarakat pada saat Car Free Day di Gajah Mada dan halaman Masjid Agung Annur, layanan pusteling juga dilakukan di lembaga permasyarakatan (Lapas) anak dan perempuan Kota Pekanbaru.

Hal ini disampaikan oleh Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru Hj. Nelfiyonna melalui Kabid Pembinaan, Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca (P4KM) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru Syahyarwan Zam, ‎layanan pusteling ke Lapas Anak dan Perempuan setiap Jumat pagi.

"Program ini, sebenarnya baru berjalan dua minggu belakangan sebagai upaya mencerdaskan anak bangsa," kata Syahyarwan pada Jumat (17/3/2017).

Diterangkannya, layanan pusteling dilakukan dengan menggunakan mobil perpustakaan keliling (MPK) yang memang dioptimalkan untuk menjangkau beberapa wilayah.

Syahyarwan menyebut, wilayah-wilayah yang dijangkau oleh MPK adalah wilayah yang sulit mengakses buku bacaan dan literasi.

"Tak hanya pada lapas anak dan perempuan saja. Pada sekolah-sekolah dasar di wilayah pinggiran juga menjadi target layanan MPK," paparnya.

Pihaknya berharap, dengan adanya layanan MPK dapat membantu masyarakat menambah wawasan dan literasi di daerah yang sulit dijangkau.

"Mudah-mudahan, dengan adanya layanan MPK bisa membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan akan buku dan literasi di wilayah pinggiran Kota Pekanbaru. Termasuk juga, di wilayah tertutup seperti lapas anak dan perempuan," tutupnya. (*)

Penulis: Syahrul
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help