TribunPekanbaru/

Dumai

Petugas Imigrasi Dumai Terkendala Bahasa Saat Periksa WNA Somalia

Setelah menjalani pemeriksaan, mereka lantas dititipkan di Ruang Detensi Imigrasi Dumai, guna penanganan lebih lanjut.

Petugas Imigrasi Dumai Terkendala Bahasa Saat Periksa WNA Somalia
TribunPekanbaru/Fernando
Ilustrasi. Sembilan WNA asal Bangladesh diamankan Patroli TNI AL di Perairan Rupat, Jumat siang. 

 
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Fernando Sikumbang

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Petugas dari Imigrasi Dumai masih melakukan pemeriksaan terhadap delapan Warga Negara Asing (WNA) asal Somalia, yang diamankan di Dermaga Penumpang Pelabuhan Dumai, Rabu (15/3/2017) kemarin.

Tapi proses pemeriksaan masih terkendala bahasa, sebab hanya satu dari mereka yang mampu berbahasa Inggris. 

"Kita sedang telusuri rute perlintasan para imigran itu. Namun daerah tujuan mereka masih belum dipastikan," terang Kasi Pengawasan dan Penindakan Hukum Imigrasi Dumai, Rangga Putra kepada Tribun, Jumat (17/3/2017). 

Mereka datang dengan menumpangi Kapal Batam Jet 2. 

Namun saat diperiksa petugas mereka tidak dapat memperlihatkan identitas lengkap. 

Maka mereka langsung diamankan di Markas Lanal Dumai, guna menjalani pemeriksaan.

Setelah menjalani pemeriksaan, mereka lantas dititipkan di Ruang Detensi Imigrasi Dumai, guna penanganan lebih lanjut. 

Rangga menyebut bahwa hanya tiga orang dari mereka yang memiliki paspor dan dokumen UNHCR, badan PBB yang mengurusi permasalahan kemanusiaan di antaranya pengungsi.

Sedangkan lima orang lainnya mengaku bahwa paspor mereka hilang saat dalam perjalanan dari Malaysia menuju Selat Panjang (Kabupaten Kepulauan Meranti).(*)

Penulis: Fernando
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help