Backpacker Pekanbaru Galang Donasi untuk Korban Banjir Sumbar Riau

Saat ini BPKU tengah melakukan penggalangan bantuan baik dari para anggotanya maupun masyarakat umum.

Backpacker Pekanbaru Galang Donasi untuk Korban Banjir Sumbar Riau
TribunPekanbaru/HendriGusmulyadi
Backpacker Pekanbaru (BPKU) saat rapat pembahasan penggalangan dana untuk membantu korban banjir Sumbar dan Riau. BPKU bekerjasama dengan ACT dalam menyalurkan bantuan yang telah diperoleh. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru Hendri Gusmulyadi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kelompok penghobi jalan-jalan dari Komunitas Backpacker Pekanbaru (BPKU) melakukan kegiatan kepedulian sosial terhadap korban banjir dan longsor di Riau dan Sumatera Barat.

Saat ini BPKU tengah melakukan penggalangan bantuan baik dari para anggotanya maupun masyarakat umum.

PIC penggalangan dana, Belly Rahmon mengatakan, upaya tersebut dilakukan untuk membantu meringankan beban korban yang terkena dampak bencana alam di Riau dan Sumbar.

Bekerja sama dengan kelompok Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang akan langsung turun ke lapangan untuk penyerahan bantuan.

Sebelum menyerahkan donasi yang terkumpul, BPKU akan terus melakukan penggalangan donasi hingga Rabu (22/3/2017) besok.

Mulai dari usaha secara mandiri dengan sumbangan dari para anggota, hingga bantuan yang diperoleh dari tempat-tempat kerja para anggota.

"Kita memang tidak turun langsung ke jalan seperti yang dilakukan banyak pihak, tapi lebih memanfaatkan relasi-relasi yang ada, mulai dari perusahaan swasta dan perkumpulan istri expatriat CPI Rumbai. Jadi dari semua itulah terkumpunya dana dan barang layak pakai," terang Belly, Selasa (20/3/2017).

Lebih jauh papar Belly, donasi berupa uang akan mereka fokuskan pada pembelian perlengkapan sekolah yang dibutuhkan oleh korban dampak bencana, mulai dari buku tulis, buku bacaan, hingga seragam sekolah bagi pelajar.

Kepada ACT, BPKU telah meminta seacara langsung agar donasi berupa uang dapat digunakan ke arah pendidikan. Karena, BPKU dan para donatur mereka meyakini bahwa sektor pendidikan merupakan sektor yang sangat penting menerima upaya bantuan.

"Saya pribadi berharap sektor lainpun dapat dibantu pemerintah dan pihak-pihak lain yang juga melakukan hal yang sama," jelas Belly.

Untuk lokasi bencana yang dipilih oleh BPKU nanti, yaitu kabupaten 50 kota Sumatera Barat, Buluh Cina Kampar dan Langgam Kabupaten Pelalawan, Riau.(*)



Penulis: Hendri Gusmulyadi
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help