TribunPekanbaru/

Bengkalis

Kayu Ilegal Perambahan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Masih Ada

Kayu tersebut disembunyikan di Kanal Simpang Mayat dan Kanal Petot. Kemudian kayu tersebut keluar dari daerah Gotex 010 Dusun Empat, Bukit Kerikil.

Kayu Ilegal Perambahan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Masih Ada
TribunPekanbaru/MuhammadNatsir
Salah satu Kanal Cagar Biosfer Giam Siak Kecil masih terdapat kayu ilegal. 

Laporan wartawan tribun Pekanbaru Muhammad Natsir

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Kayu ilegal dari Cagar Biosfer Giam Siak Kecil masih terus keluar melalui Desa Bukit Kerikil, Kecamatan Bukit Batu.

Hal ini diungkap Sahat Mangapul Hutabarat Kepala Laboratorium Kedaulatan Pangan Agrabisnis Kerakyatan Persaudaraan Mitra Tani Nelayan Indonesia (Petani) Provinsi Riau saat dihubungi Tribun, Senin (20/3) siang.

Menurut dia kayu ilegal keluar melalui kampung Sidodadi, Kecamatan Bukit Batu, Bengkalis. Melalui Kanal yang ada.

"Mafia Kayu Ilegal Loging sepertinya tidak mengenal takut, meskipun kemarin Kapolda sudah turun ke Bukit Kerikil," ungkap Sahat

Sahat mengatakan, masyarakat kampung Sidodadi kembali mendengar dan melihat kayu ilegal berasal dari Cagar Biosfer Giam Siak Kecil keluar melalui kanal di daerah itu. tepatnya pada Sabtu dan Minggu Kemarin.

Kayu tersebut disembunyikan di Kanal Simpang Mayat dan Kanal Petot. Kemudian kayu tersebut keluar dari daerah Gotex 010 Dusun Empat, Bukit Kerikil.

"Dari sana kayu tersebut diangkut dengan menggunakan kendaraan melalui jalur darat. Dilihat kondisi kayunya, kalau berat sepuluh ton atau lima belas kubik diangkut dengan Colt Disel. Namun kalau hanya 5 kubik diangkut denga L300," kata dia.

Sampai Senin pagi, kayu sisa yang diangkut tersebut masih berada di Simpang Mayat. "Tadi kita cek kayu sisanya masih ada di sana," kata dia.

Menurut dia, Kayu tersebut kemungkinan sisa dari pembalakan yang diungkap Polres Bengkalis pada bulan Februari lalu.

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined property: stdClass::$video

Filename: articles/video_pilihan.php

Line Number: 18

KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help