TribunPekanbaru/
Home »

Video

Penumpang Pesawat Berdoa dan Bernyayi Bersama Setelah Diharuskan Mendarat Darurat

Penumpang sebuah maskapai berdoa dan bernyanyi bersama setelah mereka diperingatkan untuk mengenakan masker oksigen dalam penerbangan dari London.

Penumpang Pesawat Berdoa dan Bernyayi Bersama Setelah Diharuskan Mendarat Darurat
youtube
Penumpang pesawat ini bernyayi bersama setelah seruan pendaratan darurat 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Penumpang sebuah maskapai berdoa dan bernyanyi bersama setelah mereka diperingatkan untuk mengenakan masker oksigen dalam penerbangan dari London.

Dilansir dari Mirror pada Senin (20/3/2017) rekaman itu menunjukkan para wisatawan Yahudi di dalam pesawat Boeing 767 yang kehilangan tekanan kabindab menyebabkan pesawat harus mendarat darurat.

Video itu memperlihatkan beberapa orang membaca buku yang diyakini sebagai buku doa.

Lalu seorang mulai bernyayi sebelum akhirnya diikuti oleh penumpang yang lain.

Semua penumpang itu terlihat memakai masker oksigen setelah panggilan darurat pagi ini sebelum akhirnya mendarat dengan selamat di bandara Schipol Amsterdam.

Diberitakan maskapai penerbangan itu adalah Titan Airways, yang kemudian disewa dari Stansted menuju Rzeszow di Polandia yang diyakini untuk rencana ziarah.

Seruan 'Mayday' atau darurat dibuat karena tekanan yang menurun pada kabin pesawat pada pukul 09.43 waktu setempat dan mendarat di ibukota Belanda sekitar 10.00, dikutip dari Airlive.

Pesawat itu mengangkut 262 penumpang dan 10 awak pesawat dan tidak ada satupun yang terluka.

Untuk sementara waktu pesawat akan diperbaiki.

Seorang juru bicara Titan Airways mengatakan tidak ada penumpang dan awak pesawta yang terluka akan tetapi pada kedatangan pesawat itu dipenuhi oleh tenaga pelayanan darurat sebagai langkah antisipasi untuk menjamin keselamatan para penumpang.

"Peristiwa seperti ini jarang terjadi, semua kru Titan Airways menjalani latihan keras secara teratur sesuai dengan peraturan Uni Eropa EASA untuk memastikan mereka mengelola situasi seperti berhasil. Titan Airways sekarang bekerja dengan penumpang pada rencana perjalanan mereka lebih jauh." ungkapnya.

Penerbangan yang disewa ini diyakini untuk membawa penumpang Yahudi berziarah ke batu nisan dari Rabbi Elimelekh Weisblum.

Setiap tahun ratusan orang Yahudi Hasid mengatur penerbangan dari Inggris ke selatan-timur Polandia berdoa untuk kesuksesan dan kebahagiaan di kuburnya.(*)

Lihat videonya di sini:

Penulis: Teddy Yohannes Tarigan
Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help