Bang Andi Menyapa

Sudah Saatnya Riau Menjadi Embarkasi Haji

Oleh karena itu, saya sudah sejak lama mengupayakan hal ini. Bahkan sejak Menteri Perhubungan dijabat oleh Bapak Ignasius Jonan.

Sudah Saatnya Riau Menjadi Embarkasi Haji
Bang Andi Menyapa 

BANYAK masyarakat yang bertanya kepada saya, kapan Riau bisa menjadi Embarkasi Haji, sehingga jemaah calon haji (JCH) yang berasal dari Provinsi Riau tidak perlu lagi menginap di Batam, Kepri. Tapi langsung dari Pekanbaru, Riau, menuju Jeddah atau Madinah.

Atas nama Pemerintah Provinsi Riau, saya sangat menginginkan agar Riau segera menjadi Embarkasi Haji. Tidak saja karena jumlah JCH asal Riau setiap tahun cukup besar, yakni lebih kurang 5 ribu JCH, tapi juga dari sisi anggaran dan efisiensi waktu sangat menguntungkan. Puluhan miliar setiap tahun bisa dihemat jika JCH asal Riau menggunakan Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru sebagai embarkasi.

Oleh karena itu, saya sudah sejak lama mengupayakan hal ini. Bahkan sejak Menteri Perhubungan dijabat oleh Bapak Ignasius Jonan.

Ada beberapa hal yang mesti dipenuhi agar Pekanbaru, Riau bisa menjadi Embarkasi Haji. Pertama, landasan pacu (runway) Bandara SSK II minimal harus 2.600 meter agar pesawat berbadan besar untuk mengangkut JCH bisa mendarat. Saat ini runway Bandara SSK II sudah mencapai 2.600 meter tapi yang efektif dipakai baru 2.240 meter.

Untuk itu, pihak Nav Air Bandara SSK II bersama PT Angkasa Pura (AP) II harus segera memindahkan Instrument Landing System (ILS) dari 2.240 meter ke 2.600 meter. Sampai saat ini, kita masih menunggu niat baik dari pihak Nav Air.

Kedua, jika ILS sudah dipindahkan, maka pihak PT AP II harus membangun tempat pesawat memutar (turning area). Kita berharap tahun ini, PT AP II bisa membangun turning area itu.

Ketiga, ketebalan runway minimal harus 72, sementara saat ini runway Bandara SSK II baru 62. Saya dapat informasi, tahun ini pihak PT AP II akan meningkatkan menjadi 68. Kita tentu sangat berharap, pada 2018 mendatang ketebalannya sudah mencapai 72.

Terakhir, Riau tentu harus memiliki asrama haji untuk tempat menginap para JCH. Terkait hal ini, Pemprov Riau sudah menghibahkan tanah kepada pihak Kementerian Agama (Kemenag) RI untuk dibangun asrama haji. Kemenag juga sudah berjanji segera membangun asrama haji ini dengan menggunakan dana dari APBN.

Untuk musim haji tahun 2017 ini, Pemprov Riau dan pihak Kemenag RI sedang membahas untuk proses menjadikan Riau sebagai Embarkasi Antara, dimana para JCH asal Riau tidak perlu diinapkan lagi di Batam tapi tetap transit di Bandara Hang Nadim Batam.

Jadi dari Bandara SSK II Pekanbaru diterbangkan menggunakan pesawat biasa ke Bandara Hang Nadim Batam, lalu dari Bandara Hang Nadim baru diterbangkan dengan pesawat yang lebih besar menuju Jeddah atau Madinah.

Kembali saya tegaskan bahwa Pemprov Riau sangat komit agar Riau segera menjadi Embarkasi Haji. Untuk itu, kita sangat berharap keinginan ini didukung penuh oleh semua pihak terkait, terutama PT AP II, Nav Air Bandara dan juga Kemenag RI.

Sudah waktunya Riau menjadi embarkasi agar para JCH asal Riau mendapat banyak kemudahan. Saat ini ternyata masih banyak JCH asal Riau yang harus mengeluarkan dana ekstra karena harus menggunakan jalur laut menuju Batam, terutama JCH asal Riau pesisir seperti Bengkalis, Siak, Dumai dan lainnya. Semoga keinginan baik ini segera terwujud. Amien... (*)

Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help