TribunPekanbaru/

Untuk Mengesankan Wanita Pujaannya, Pria ini Melompat ke Sungai yang Penuh Buaya

Orang ini melakukan hal ekstrim untuk mengesankan wanita impiannya dengan melompat ke sungai yang penuh dengan buaya. Dia hapir kehilangan tangannya

Untuk Mengesankan Wanita Pujaannya, Pria ini Melompat ke Sungai yang Penuh Buaya
facebook/De Paauw
Lee De Paauw (18) berjibaku dengan buaya untuk mengesankan seorang wanita 

Dia melakukan itu semua agar Paterson mau berkencan dengannya.

Akan tetapi keberuntungan De Paauw berakhir di sana, dimana Paterson mengatakan tidak terkesan dengan yang dilakukan De Paauw dan tidak ada chemistry di antara mereka.

Sebuah mengejutkan chipper Mr De Paauw menambahkan bahwa itu semua akan sia-sia kalau Miss Paterson datang pada tanggal dengan dia.

"Dia terlalu muda bagi saya, menjadi diserang oleh hewan tidak benar-benar melakukannya untuk saya." kata Paterson saat percakapan singkat melalui siaran radio.

Host radio menyarankan wanita itu membayar pengobatan remaja itu di rumah sakit, tapi dia tampaknya tidak mau untuk itu.

Dikutip dari Mail Courier Paterson mengatakan bahwa De Paauw telah membual  tentang bagaimana dia bisa berenang saat minum-minum di sebuah asrama di dekatnya.

"Dia berbicara tentang sungai setempat mengatakan" Saya bisa berenang keluar "dan jadi kami berkata, "pergi kemudian", tapi kami tidak berpikir ia akan melakukannya," katanya.

"Dia semacam membuat klaim ini" Aku akan berenang keluar dan kembali ". Awalnya kami hanya berkata "jangan begitu konyol" dan tidak berpikir dia akan pergi melalui itu." tambahnya.

Remaja itu kemudian melompat ke dalam air dan dengan segera terdengar teriakan dan percikan air.

Paterson menyaksikan dengan ngeri kejadian saat remaja itu bergumul dengan buaya dan berusaha keluar dari dalam sungai dengan berlumuran darah.

"Ada darah di mana-mana dan dia tidak akan berhenti berteriak. Saya pikir dia telah kehilangan lengannya karena saat itu tampak sangat, " katanya.

Halaman
123
Penulis: Teddy Yohannes Tarigan
Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help