Rokan Hulu

‎Ini Tiga Kesepakatan PLN dan PT Padasa Terkait Lahan Pembangunan Tol Listrik

Kesepakatan ini menjadi momentum penting untuk kelancaran proyek pembangunan jaringan transmisi GI yang selama ini terkendala.

‎Ini Tiga Kesepakatan PLN dan PT Padasa Terkait Lahan Pembangunan Tol Listrik
TribunPekanbaru/Donny Putra
Rapat Rencana Pembangunan T.L 150 KV Bangkinang -Pasirpengaraian di area pt Padasa Enam Utama Kecamatan Kabun di aula lantai III 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Donny Putra

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIRPANGARAIAN - Setelah melalui mediasi, PT Padasa Enam Utama dan PT PLN Persero Sepakat terkait kelanjutan pembangunan tower jalur transmisi PLN 150 KV Gardu Induk (GI) Bangkinang (Kampar) - GI Kumu Pasirpangaraian (Rohul).

Dimana pembangunan SUTT melalui kawasan Konsesi HGU PT Padasa Enam Utama di Kecamatan Kabun. Kesepakatan tersebut dihasilkan setelah Pemkab Rohul turun tangan langsung memediasi kedua belah pihak.

Mediasi Antara PT. Padasa Enam Utama dengan PT.PLN ini, dipimpin langsung PLT Bupati Rohul H.Sukiman di aula Pertemuan lantai III Kantor Bupati Rohul Pasirpengaraian, Rabu (22/3/2017).

Dalam mediasi tersebut, tampak hadir Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri, Asisten I Juni Syafri dan sejumlah instansi terkait.

Pihak PT.Padasa dihadiri langsung oleh Direktur Utama Novrianti. Sementara dari PT PLN diwakili Assisten Manager Pertanahan PT.PLN (Persero) Unit Pelaksana Konstruksi Jaringan Sumatera II, Andi Rizki.

Dalam Mediasai tersebut, ada 3 kesepakatan yang dihasilkan.

Pertama, PT Padasa Enam Utama memperbolehkan PT PLN untuk melakukan pengerjaan tapak tower dilokasinya.

Kedua, persoalan pengalihan lahan atau sewa lahan akan ditindaklanjuti pada waktu yang akan datang antara PLN dan PT Padasa.

Sedangkan kesepakatan ketiga, segala biaya yang timbul untuk pengurusan perubahan izin dan biaya lainya dibebankan pada PLN.

Plt Bupati Rohul H. Sukiman mengaku bersyukur dengan kesepakatan yang dihasilkan oleh kedua belah pihak.

Kesepakatan ini menjadi momentum penting untuk kelancaran proyek pembangunan jaringan transmisi GI yang selama ini terkendala. Terutama dalam hal kesepakatan terkait skema ganti rugi lahan.

Dirinya, berharap, dengan kesepakatan ini pembangunan jaringan transmisi GI dapat segera dirampungkan sehingga dapat meningkatkan elektrifikasi Rohul yang saat ini masih rendah.(*)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved