TribunPekanbaru/

Rokan Hulu

Tiga Pria dan Satu Unit Truk Pengangkut Kayu Ilegal Diamankan Polisi

Kayu olahan berbagai ukuran sekitar 5 kubik tersebut dimuat di Desa Ulak Patian Kecamatan Kepenuhan.

Tiga Pria dan Satu Unit Truk Pengangkut Kayu Ilegal Diamankan Polisi
TRIBUNPEKANBARU.COM/THEO RIZKY
Ilustrasi, sebanyak enam truk pembawa kayu diamankan di Polsek Tampan, Pekanbaru, Rabu (14/12/2016). Truk bermuatan kayu tersebut dijaring oleh aparat Direktorat Reserse Kriminal Polda Riau Khusus saat melewati Jalan Lintas Timur Sumatera, Pasir Putih, Kecamatan Siak Hulu Kampar karena tidak dilengkapi dokumen yang sah. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Donny Putra

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIRPANGARAIAN- Tim Opsnal Polres Rokan Hulu (Rohul) mengamankan tiga pria dan satu unit truk Mitsubishi Canter PS 125 warna hitam BM 8812 LE yang mengangkut 5 kubik kayu olahan tanpa dokumen.

Ketiga pria yang diamankan tersebut adalah Masripi alias Repi selaku sopir, warga Desa Kepayang Kecamatan Kepenuhan Hulu, Rohul, serta dua rekannya Redi dan Wawan.

Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto, melalui Paur Humas Polres Rohul Ipada Suheri Sitorus mengungkapkan, ketiganya bersama truk diamankan di jalan raya Pasir Pandak Desa Kepenuhan Timur, Kecamatan Kepenuhan, Rohul, Senin (2/4/2017) sekitar pukul 02.30 WIB.‎

Ia menambahkan, truk dan ketiga laki-laki tersebut diamankan karena mengangkut atau membawa kayu olahan hasil hutan tanpa dilengkapi dokumen sah, yakni Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan (SKSHH).

Sesuai Laporan Polisi Nomor : LP.A/ 33/ IV/ 2017/ RIAU/ Res Rohul, pada Senin (3/4/17) sekitar pukul 02.00 WIB, Tim Opsnal Polres Rohul menerima informasi ada truk mengangkut kayu olahan hasil hutan di jalan umum Desa Pasir Pandak Desa Kepenuhan Timur.

Mendapat informasi tersebut, polisi menghentikan 1 truk Mitsubishi Canter PS 125 yang di dalamnya ada tiga orang laki-laki sedang melintas di jalan raya Pasir Pandak menuju arah Kota Tengah Kecamatan Kepenuhan.

Ipda Suheri menjelaskan, dari keterangan Repi, sopir truk, kayu olahan berbagai ukuran sekitar 5 kubik tersebut dimuat di Desa Ulak Patian Kecamatan Kepenuhan dan rencananya akan dibongkar di Rantau Kasai Desa Tambusai Utara, Kecamatan Tambusai Utara.

"Karena sopir tidak bisa menunjukkan dokumen SKSHH, ketiga laki-laki dan truk bermuatan kayu olahan dibawa ke Mapolres Rohul guna proses sidik lebih lanjut," katanya, Selasa (4/4/2017).(*)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help