UPT Sudah Mengupayakan Maksimal Keamanan Gedung Museum

Termasuk menurutnya mengajukan anggaran untuk rehab gedung, pengadaan vitrin (lemari peraga) serta rehab gedung serba guna.

UPT Sudah Mengupayakan Maksimal Keamanan Gedung Museum
TribunPekanbaru/Budi Rahmat
Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Aksi Peduli Sejarah Riau (Grapari) menyemah bala di halaman gedung Museum Sang Nila Utama Pekanbaru, Selasa (4/4/2017). Aksi tersebut merupakan bagian dari unjukrasa mahasiswa terkait hilangnya beberapa benda bersejarah museum. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Budi Rahmat

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Terkait aksi puluhan mahasiswa yang mengkritisi hilangnya benda bersejarah museum Sang Nila Utama, Kepala UPT Museum dan Budaya, Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Sri Mekka mahfum.

Menurutnya, selama ini pihaknya sudah mengupayakan maksimal untuk keamanan gedung museum.

Termasuk menurutnya mengajukan anggaran untuk rehab gedung, pengadaan vitrin (lemari peraga) serta rehab gedung serba guna.

Namun upaya tersebut tidak pernah direalisasikan pemerintah daerah.

"Sudah, sudah kita anggarkan pada tahun 2016 lalu. Namun sampai lelang tidak jadi," ujar Sri Mekka.

Menurutnya, soal keamanan gedung juga terus dimaksimalkan.

Menyoal kamera CCTV gedung yang mati, menurutnya tahun 2017 ini juga dalam proses perbaikan.

"Kita juga kembali ajukan anggaran untuk vitrin," terangnya.

Sri Mekka tidak ingin persoalan hilangnya benda bersejarah museum terulang lagi.

Halaman
123
Penulis: Budi Rahmat
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help