TribunPekanbaru/

Perenang Riau Raih Medali dalam Pertandingan di Australia

Ketua DPW Partai Perindo Riau yang juga Ketua Umum BPD HIPMI Riau, Ahmi Septari kepada Tribun menyampaikan curahan hatinya

Perenang Riau Raih Medali dalam Pertandingan di Australia
Ist
Ahmi bersama istri dan anaknya yang juga perenang muda Riau, Dzimar Alfath Muhammad. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Nolpitos Hendri

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ketua DPW Partai Perindo Riau yang juga Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Riau (BPD HIPMI) Riau, Ahmi Septari kepada Tribun menyampaikan curahan hatinya selama berada di Australia bersama perenang muda Riau.

"Alhamdulilah. Sudah masuk minggu ke-11 kami berada di sini untuk Training Camp (TC) bagi perenang-perenang muda Riau Aquatic. Mereka mengikuti TC di klub renang terbaik di Australia Barat, bernama West Coast Swimming Club," ungkap Ahmi.

Selama itu pula, kata Ahmi, ia dan para perenang telah meraih banyak pengalaman belajar dan bertanding di Australia Barat ini. Saat itu, Ahmi menyadari bahwa Indonesia, khususnya Riau masih jauh tertinggal dari Australia, dan negara bagian ini patut diacungi jempol dalam pembentukan dan pembinaan atlet-atlet muda potensial.

"Ini patut dijadikan contoh bagi semua, bangsa Indonesia dan negeri Bumi Lancang Kuning, Riau. Australia bisa mempunyai banyak atlet yang tampil dan berhasil dalam ajang kompetisi dunia. Mengapa demikian? Kami melihat di sini mereka begitu serius mengembangkan bakat-bakat atlet, khususnya renang. Orang-orang di sini pun dibuat antusias untuk berpartisipasi," jelas Ahmi.

Pemerintah mereka, ulas Ahmi, juga sangat serius menyediakan infrastrukstur olahraga yang sangat bagus, lengkap dan jumlahnya banyak. Fasilitasnya pun terasa sangat nyaman dan bersih. Paling utama, fasilitas tersebut dikelola swasta secara profesional, sehingga para pemakai seperti klub maupun perorangan, sangat terasa manfaatnya.

"Dari sumber yang ada ini banyak klub renang tumbuh dan membuat program sangat baik bagi para calon atlet dan atletnya. Dibandingkan di Riau, fasilitas olahraga yang disediakan pemerintah dikelola oleh orang ataupun kelompok tertentu notabenya dekat dengan penguasa, sehingga fasilitas tersebut hanya dirasakan oleh orang-orang tertentu, akibatnya masyarakat sulit berkembang melalui fasilitas tersebut," sindir Ahmi.

Menurut Ahmi, program klub di Australia Barat ini, begitu antusias atlit menjalaninya, bahkan keluarga mereka mengikuti proses pembentukan anak-anaknya. Anak usia 2-3 tahun sudah berlatih bahkan umur 60-an pun masih berlatih. Programnya sangat luar biasa, dengan pengetahuan sport sciene mereka, diketahui dan faham bagaimana pembentukan fisik serta mental atlet sesuai umur dan proses pembentukan mereka dari tahun ke tahun hingga menjadi terbaik.

"Selain program latihan yang tepat dan baik, banyak juga pertandingan diselenggarakan. Mulai dari pertandingan untuk anak-anak pemula hingga pertandingan usia senior. Pertandingan tersebut ada di segala tingkatan, baik klub, lokal, antardaerah, antarnegara bagian dan nasional, ini malahan jadi agenda rutin. Tidak seperti di Riau yang selalu membebani keuangan pemerintah. Di sini peran swasta terasa dominan, mungkin karena minat olahraga terbentuk sebagai peluang pasar bagi swasta, sehingga pertandingan- pertandingan tersebut selalu dilaksanakan," papar Ahmi.

Selain itu, lanjut Ahmi, lingkungan sangat nyaman inilah, anak-anak tidak terasa bosan, bahkan terus tetap semangat berlatih dan bertanding. Selama di sini, anak-anak telah mengikuti dua kali pertandingan eksibisi. Dua pertandingan eksibisi tersebut adalah pertandingan yang diikuti untuk merasakan suasana pertandingan sesungguhnya di negeri orang.

"Alhamdulilah selama pertandingan tersebut, kami mampu menjadi yang terdepan. Selain itu kami juga telah mengikuti dua kali pertandingan kualifikasi, pertandingan harus kami ikuti untuk mendapatkan limit pertandingan, karena setiap pertandingan merupakan standar negara bagian. Atlet harus mempunyai batas minimal yang diakui oleh Federasi Renang Australia untuk dapat mengikuti seluruh pertandingan bergengsi di negeri Kangguru itu," beber Ahmi.

Dari pertandingan tersebut, tambah Ahmi, anak-anak Riau Aquatic telah lolos limit untuk 11 nomor pertandingan, di antaranya 50 meter di semua gaya, 100 m di semua gaya, 200 m gaya bebas dan gaya ganti serta 400 meter gaya bebas. Dari standar limit mereka peroleh, anak-anak dapat mengikuti pertandingan hingga kejuaraan nasional Australia. Dalam perjalanan sebelum kejuaraan nasional itu, atlet-atlet renang muda Riau juga telah berhasil mendapatkan beberapa prestasi dalam tiga kejuaraan sebelumnya.

"Walau biaya sendiri, kami tetap perenang Riau. Atlet muda renang Riau, Dzimar Alfath Muhammad, berhasil membawa Club West Coast menjadi klub terbaik di negara bagian Australia Barat, dengan menyumbangkan 2 medali emas dan 1 perak. Ajang tersebut diikuti 1.400 atlet dari 8 klub terbaik di Divisi A (Liga Utama). Di sini ada 3 divisi, klub yang telah meraih 5 kali juara berturut turut dalam beberapa tahun terakhir," tutur Ahmi.

Kedua, ujar Ahmi, Dzimar juga mendapat 1 medali emas dan satu perunggu pada nomor 100 meter bebas dan 50 meter bebas pada pertandingan antardaerah. Ketiga, dalam pertandingan terakhir, Dzimar juga mendapat 2 medali emas dan 1 perunggu dalam ajang pertandingan antardaerah barat. Dalam nomer 100 meter bebas, 200 meter gaya ganti dan 200 meter gaya bebas.

"Sedangkan atlet kami lainnya, alhamdulilah dalam pertandingan tersebut, kami masuk 5 besar atlet terbaik pada pertandingan mereka masing-masing. Terakhir, atlet-atlet Riau Aquatic akan mengikuti pertandingan nasional di Perth, Australia Barat. Mudah-mudahan mereka bisa berhasil dan dapat mengaharumkan nama daerah dan bangsa di sini nantinya. Sebagai catatan, alhamdulilah Konjen Australia Barat di Perth, Ade Padmo Sarwono, telah mengundang kami berkunjung ke Konjen. Apa yang kami lakukan selama di sini, sangat diapresiasi, sehingga kami merasa semangat membawa merah putih berkibar di bumi Kangguru ini," harap Ahmi. (*).

Penulis: Nolpitos Hendri
Editor: Ariestia
Ikuti kami di

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined property: stdClass::$video

Filename: articles/video_pilihan.php

Line Number: 18

KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help