Pengamanan Terumbu Karang di Wakatobi Tanggungjawab Siapa?

”Karena itu, kami dorong peran kelompok masyarakat pengawas,” ujar Kepala Bidang Pengembangan Kawasan Budidaya dan Pembenihan Ikan Wakatobi Syahbudin

Pengamanan Terumbu Karang di Wakatobi Tanggungjawab Siapa?
Tribunnews.com
Bule Asal California Ini Cicipi Surga di Laut Wakatobi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, WANGI-WANGI - Pengamanan segitiga jantung terumbu karang dunia seluas 1,39 juta hektar di Wakatobi, Sulawesi Tenggara, masih mengandalkan partisipasi komunitas lokal dan adat.

Hingga kini, instansi pemerintah menghadapi transisi pemberlakuan undang-undang pemerintah daerah dan birokrasi penegakan hukum.

Kepala Bidang Pengembangan Kawasan Budidaya dan Pembenihan Ikan Wakatobi Syahbudin, Rabu (12/4/2017) malam, di Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, mengatakan, sejak Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah berlaku efektif pada November 2016, pihaknya tak berwenang patroli pengawasan.

”Karena itu, kami dorong peran kelompok masyarakat pengawas,” ujarnya pada pertemuan dengan peserta Media Trip WWF Indonesia untuk mengenalkan aplikasi Marine Buddies dan kampanye #TemanTamanLaut.

Menurut UU Pemerintahan Daerah, kewenangan patroli ditarik ke pemerintah provinsi dan pusat.

Kemungkinan Pemprov Sultra membentuk unit pelaksana teknis daerah (UPTD) untuk menjalankan tugas pengawasan.

Kementerian Kelautan dan Perikanan lewat Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Bitung punya pos pengawasan di Wakatobi sejak 2013.

Namun, pos itu tak efektif karena tak dilengkapi kapal patroli.

Kewenangan penyidikan

Wakatobi sebagai taman nasional yang dikelola Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan kehilangan kewenangan penyidikan.

Halaman
12
Editor: harismanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help