Sering Terjabak Macet, Dishub Wacanakan Buat Jalur Khusus Bus TMP

Wisnu mengklaim salah satu penyebab kurangnya minat menggunakan bus TMP karena sering terjeban macet.

Sering Terjabak Macet, Dishub Wacanakan Buat Jalur Khusus Bus TMP
TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY
Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) ukuran besar beroperasi di Jalan Sudirman Pekanbaru, Minggu (1/5/2016). 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru mewacanakan akan membuat jalur khusus bus Trans Metro Pekanbaru (TMP).

Wacana ini semakin mencuat karena bus TMP kerap terjebang kemacetan.

Akibatnya pelayanan menjadi kurang maksimal karena bus TMP harus berjibaku dengan kendaraan pribadi yang terjebak macet.

"Wacana kita ke depan seperti itu. Kalau punya lajur sendirikan tidak ada hambatan. Jadi penumpang bisa sampai tepat waktu tanpa harus menunggu lama,"kata Kepala UPTD Pengawasan Pengolaan Angkutan Umum (PPAP), Wisnu Haryanto, Kamis (20/4).

Pihaknya tidak menapik, belakangan ini daya tarik masyarakat menggunakan bus TMP menurun.

Wisnu mengklaim salah satu penyebab kurangnya minat menggunakan bus TMP karena sering terjeban macet.

"Jadi menurut hemat kita memang sudah selayaknya bus TMP punya jalur seniri seperti busway di Jakarta kan meraka punya jalur tersendiri,"imbuhnya.

Dengan dibukanya jalur khusus bus TMP pihak optimis penumpang tidak agak menunggu lama untuk sampai ke tempat tujuan.

"Mudah-mudahan ini bisa terwujud,"katanya.

Seperti diketahui, Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru saat ini mengoprasikan sebanyak 45 unit bus TMP.

Dari 45 unit bus yang beroprasi saat ini, 13 bus diantaranya merupakan bus berukuran sedang dengan kapasitas 35 penumpang, sementara 32 unit lagi adalah bus berukuran besar dengan kapasitas 50 penumpang.

Saat ini Pemko Pekanbaru memiliki 84 bus TMP, ada yang berukuran sedang dan besar.

Namun dari 84 unit bus tersebut, yang diopersaikan baru 45 unit.

Sisanya 39 unit lagi belum bisa dioperasikan karena masih terkendala biaya operasional.(*)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help