TribunPekanbaru/

Berpenghasilan Lebih Tinggi Buat Wanita Malu pada Pasangan

Wanita dengan pendapatan lebih tinggi dari pria sudah bukan pemandangan yang langka pada zaman sekarang.

Berpenghasilan Lebih Tinggi Buat Wanita Malu pada Pasangan
Wikihow
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Wanita dengan pendapatan lebih tinggi dari pria sudah bukan pemandangan yang langka pada zaman sekarang.

Seperti yang dipaparkan dalam riset oleh Ashley C Ford untuk Refinery29 pada tahun 2015 di Amerika Serikat, 38 persen istri ternyata berpenghasilan lebih tinggi dibanding suami mereka.

Namun, kebanyakan wanita ini ternyata juga memiliki perasaan yang campur aduk mengenai perannya sebagai pencari nafkah utama dalam keluarga.

Ford sendiri yang bekerja sebagai redaktur dan pembicara berpenghasilan 70 persen lebih tinggi daripada pasangannya. Jadi, dia sangat memahami mengapa banyak wanita milenial merasa malu dan khawatir karena lebih berhasil dan sukses secara finansial ketimbang pasangannya.

Kondisi ini, menurut Ford, berdasarkan pola pikir klasik di mana pria harus menghasilkan lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Nah, bila terjadi sebaliknya, masalah bisa terjadi.

“Konsekuensi emosional dan psikologis hampir tidak bisa dihindari karena kondisi yang demikian,” tulis Ford. Wanita merasa bersalah dan pria jadi mudah tersinggung, walaupun seharusnya tidak seperti itu.

Ford pun melaporkan bahwa banyak wanita memilih untuk mengabaikan kondisi ketimpangan kemapanan ini.

Sejumlah responden menginginkan agar pasangan mereka mulai mencari pekerjaan dengan penghasilan lebih tinggi dari mereka. Sementara itu, sebagian responden lainnya lebih berharap ada pandangan baru pada budaya sosial.

Padahal, seharusnya siapa yang memperoleh penghasilan lebih banyak tidak menimbulkan masalah.

Akan tetapi, kenyataan berdasarkan riset Ford memperlihatkan bahwa yang umum terjadi justru dampak negatif pada wanita. Akibatnya, wanita millenial menjadi merasa cemas dan kesal.

Halaman
12
Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help