Dewan Minta untuk Waspada, DBD Banyak Serang Anak Usia Sekolah

Banyaknya anak-anak terserang DBD tersebut, wakil rakyat meminta para orangtua waspada dalam mengawasi kesehatan anak-anaknya.

Dewan Minta untuk Waspada, DBD Banyak Serang Anak Usia Sekolah
TribunPekanbaru/Melvinas Priananda
Fogging Cegah Demam Berdarah - Petugas melakukan kegiatan fogging terhadap kawasan perkantoran dan pemukiman di Jalan Sumatera Pekanbaru, Senin (30/1/2017). Aktifitas pengasapan tersebut dilakukan guna mencegah peredaran nyamuk Aedes Aegypti penyebab demam berdarah. Tribun Pekanbaru/Melvinas Priananda 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Syafruddin Mirohi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Hingga pekan ketiga bulan April ini, sudah 240 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). 89 kasus terjadi pada anak-anak. Kasus ini banyak terjadi pada anak-anak usia sekolah. Mulai dari balita hingga usia 9 tahun. 

Data ini diperoleh kalangan DPRD Pekanbaru dari Diskes Pekanbaru awal pekan lalu.

Banyaknya anak-anak terserang DBD tersebut, wakil rakyat meminta para orangtua waspada dalam mengawasi kesehatan anak-anaknya.

"Situasi ini harus menjadi perhatian serius para orangtua. Kita minta tidak anggap sepele. Sebab DBD ini sangat berbahaya, apalagi penanganannya lambat," tegas Sekretaris Komisi III DPRD Pekanbaru Aidil Amri S Sos, Jumat (21/4/2017) kepada Tribunpekanbaru.com.

Sekadar gambaran, Kabid Pengendalian Kesehatan Diskes Pekanbaru Gustianti menyebutkan, pihak sudah mencatat sekitar 35 persen atau 89 dari 240 kasus demam berdarah dengue di Ibukota Provinsi Riau ini terjadi pada anak-anak.

Hingga pekan 15 tahun 2017, sudah ada 62 kasus DBD pada anak usia 5 hingga 9 tahun, dan 27 kasus pada anak usia 0 hingga 4 tahun. Penyebabnya, karena aktivitas di luar rumah dan di lingkungan yang kurang terjaga menjadi faktor terbesar anak-anak menderita DBD.

"Pihak sekolah juga kita minta untuk antisipasi ini. Lingkungan sekolah harus bersih dari tumpukan sampah dan air tergenang," harapnya. (*)

SUBSCRIBE Youtube: Tribun Pekanbaru,

LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru,

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru.

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help