TribunPekanbaru/

DPRD Minta Renovasi Pasar Sukaramai Berjalan Mulus, Pengelola Harus Sosialisasikan

Ketua DPRD Pekanbaru Sahril SH menyampaikan pekerjaan renovasi dilakukan, pengelola harus benar-benar mensosialisasikannya kepada pedagang.

DPRD Minta Renovasi Pasar Sukaramai Berjalan Mulus, Pengelola Harus Sosialisasikan
TRIBUNPEKANBARU.COM/THEO RIZKY
Sejumlah baju seragam sekolah dipajang di Plaza Sukaramai, Pekanbaru, Minggu (10/7/2016). Beberapa sekolah di Kota Pekanbaru pada hari Senin (11/7/2016) ini sudah memulai proses belajar mengajar, namun ada juga sekolah yang memulainya pada minggu depan. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Syafruddin Mirohi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - PT Makmur Papan Perkasa (MPP) selaku pengelola Pasar Sukaramai, mulai renovasi gedung pasar yang terbakar beberapa waktu lalu.

Pengelola sudah mengekspos pekerjaan renovasi kepada Pemko Pekanbaru. Karenanya, kondisi ini diharapkan wakil rakyat bisa berjalan seperti yang diinginkan semua kalangan.

Ketua DPRD Pekanbaru Sahril SH, Jumat (21/4/2017) menyampaikan, bahwa sebelum pekerjaan renovasi dilakukan, pengelola harus benar-benar mensosialisasikannya kepada pedagang. Sebab, dengan renovasi tersebut, jangan sampai merugikan pedagang itu sendiri.

"Kita inginkan renovasi ini berjalan mulus. Kita percaya pekerjaan tersebut sudah dirancang oleh arsitektur yang berpengalaman. Sehingga apa yang menjadi harapan pedagang, terutama pedagang yang memang berjualan di sana sejak lama, bisa terpenuhi," pinta Sahril saat berbincang dengan Tribunpekanbaru.com.

Misalnya saja pengaturan mobil keluar masuk mengangkut material. Pengerjaan renovasi ini diharapkan tidak menganggu pedagang yang sedang berjualan.

Lebih dari itu, politisi Golkar tersebut meminta, agar Disperindag selaku leading sektor untuk mengatur pedagang di Pasar Sukaramai, benar-benar mendata jumlah pedagang yang ril. Terutama mereka yang sudah terdata dan berjualan di sana.

"Kan ada juga yang ada di TPS sekarang, pedagang baru dan pindahan. Ini lah yang harus didata secara kongkrit. Sehingga nantinya tidak ada keributan saat penempatan kios baru. Kita minta ini harus diantisipasi dari sekarang," tegasnya. (*)

SUBSCRIBE Youtube: Tribun Pekanbaru,

LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru,

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru.

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help