Merasa Banyak Kejanggalan Pada Kasus Curat, Keluarga Pelaku Gugat Praperadilan Polsek Ujung Batu

Pandapotan Marpaung yang merupakan Penasehat Hukum (PH) dari Mitun Marpaung mengungkapkan, ‎ Sidang

Merasa Banyak Kejanggalan Pada Kasus Curat, Keluarga Pelaku Gugat Praperadilan Polsek Ujung Batu
Internet
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Donny Putra

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIRPANGARAIAN - Merasa banyak kejanggalan pada kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) yang melibatkan Mitun Marpaung dan Riko Simangunsong warga Desa Ngaso, Kecamatan Ujung Batu, Keluarga Pelaku Praperadilkan Polsek Ujung Batu.

Dimana dalam sidang yang dilaksanakan pada Jumat (21/4/2107) dengan Agenda sidang pembacaan jawaban dari termohon yakni pihak Polsek Ujung Batu.

Pandapotan Marpaung yang merupakan Penasehat Hukum (PH) dari Mitun Marpaung mengungkapkan, ‎ Sidang akan dilanjutkan, pada Selasa (25/4/2017) mendatang, dengan agenda pembacaan Replik dari Penasehat Hukum (PH) Mitun Marpaung, Pandapotan Marpaung dan Henra Marpaung selaku pemohon.

Dijelaskanya, gugatan Praperadilan tersebut, berawal dari laporan Ester Novika Situmeang ke Polsek Ujung Batu, yang mengaku kehilangan uang sebesar Rp40.900.000 yang diletak di jok sepeda motor Honda Beat hitam BK 2610 AEF diparkir di depan rumah korban, pada Kamis (9/3/2017) lalu sekitar pukul‎ 09.30 WIB

Selanjutnya, dari laporan tersebut, serta mengambil keterangan dari saksi-saksi. Sekitar pukul 11.30 WIB ‎ ‎dihari yang sama, Unit Reskrim Polsek Ujung Batu mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku, yakni Mitun Marpaung dan Riko Simangunsong di Jalan Lingkar Desa 1.

Selain mengamankan kedua orang yang diduga sebagai pelaku, pihak kepolisian juga mengamankan uang sebesar Rp29 juta yang ditaruh didalam jok sepeda motor milik Mitun Marpaung.

Ia mengaku, pihaknya mengajukan gugatan Praperadilan atas Polsek Ujung Batu, karena proses penangkapan kliennya yang tidak sesuai SOP kepolisian.

"Melalui Praperadilan ini kami ingin keadilan ditegakkan. Ada banyak kejanggalan dalam penagkapan klien kami Mitun Marpaung. Poin pertama, korban membuat laporan via telepon, kemudian setelah dilakukan penangkapan, korban baru membuat laporan resmi di Polsek Ujung Batu," katanya. (*)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help