EKSKLUSIF

Novi Kurniaty Tetap Gigih Jalani Bisnis Kuliner Walau Pernah Dilempar Kertas Barcode

Ia memutuskan ikut membantu mengembangkan bisnis UMKM yang sudah dimulai oleh ibunya, yakni membuat Culut Keju.

Novi Kurniaty Tetap Gigih Jalani Bisnis Kuliner Walau Pernah Dilempar Kertas Barcode
Foto/Istimewa
Novi Kurniaty 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kisah perempuan Riau nan tangguh lainnya adalah Novi Kurniaty, seorang pengusaha. Kehilangan suami tercinta pada 2014 lalu karena demam berdarah, dan berjuang sendirian menghidupi tiga anak, bukan suatu hal yang gampang untuk dijalani.

Saat sang suami yang merupakan pengusaha ritel dan properti masih ada, ia hidup berkecukupan.

Tiba-tiba itu semua berubah 180 derajat ketika sang suami meninggal dunia. Tapi ia tidak terus meratap.

Ia memutuskan ikut membantu mengembangkan bisnis UMKM yang sudah dimulai oleh ibunya, yakni membuat Culut Keju.

Dari pengalaman bisnis yang sempat diajarkan oleh almarhum suami, Novi berpikir keras bagaimana usaha makanan ringan itu berkembang dan dikenal oleh masyarakat luas.

“Awalnya saya berpikir, bisnis yang mudah dijalani itu adalah usaha kuliner. Itu bisa dijalankan dengan tetap bisa memperhatikan anak-anak. Kebetulan ada usaha yang sudah dirintis ibu saya di Pekanbaru ini, yakni usaha kue culut,” tuturnya kepada Tribun, Kamis (20/4/2017).

Untuk membesarkan usahanya, Novi berusaha memperluas distribusi.

Ia masuk ke perusahaan-perusahaan besar dan ternama untuk memasarkan produknya. Akan tetapi, bukan sambutan hangat yang ia dapat.

Kerap ditolak. Sampai suatu kali, ia bahkan dilempari kertas barcode karena kegigihannya datang ke tempat itu.

“Itu menjadi pengalaman yang tidak akan pernah saya lupakan. Saya tidak dendam. Malah semakin termotivasi untuk lebih maju dan lebih giat lagi,” kata dia.

Halaman
12
Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help