TribunPekanbaru/

Sandiaga Akan Anggarkan 3 Triliun untuk Program DP Rp 0 Tahun Pertama

Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, berjanji akan merealisasikan semua program yang ia gagas pada masa kampanye

Sandiaga Akan Anggarkan 3 Triliun untuk Program DP Rp 0 Tahun Pertama
Kompas.com/Akhdi Martin Pratama
Pasangan calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno di rumah Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (19/4/2017).(Kompas.com/Akhdi Martin Pratama) 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, berjanji akan merealisasikan semua program yang ia gagas pada masa kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017. Salah satu program yang akan direalisasikan adalah program rumah DP Rp 0.

Setelah nanti resmi menjabat menjadi wakil gubernur DKI, Sandiaga akan berusaha membuat peraturan daerah mengenai program rumah tersebut.

"Program DP Rp 0 kami pastikan harus ada payung hukumnya, sekarang dipastikan program yang dinikmati rakyat jangan sampai tersendat," kata Sandiaga di Masjid At-Taqwa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (21/4/2017).

Sandiaga mengatakan, saat ini tim transisi sedang merumuskan agar program tersebut dapat terlaksana. Dia bahkan sudah merencanakan anggaran agar program tersebut terlaksana.

"Karena ini Perda baru. Baru setelah kami menjabat dan jumlahnya sudah kami kerucutkan jumlah anggaran yang diperlukan, dan ini yang harus kami siapkan 6 bulan ke depan, komunikasi dengan teman-teman di dewan. Untuk tahun pertama antara Rp 2,5-3 triliun dana yang diperlukan," kata Sandiaga.

Ia menambahkan, sudah ada beberapa pengembang yang bersedia membantu untuk merealisasikan program rumah DP Rp 0 tersebut. Namun, dia akan membahas hal tersebut lebih lanjut jika sudah ada Perda.

"Tiba-tiba sekarang seperti ada ombak yang membawa dunia usaha menyatakan rumah dengan DP Rp 0 sangat mungkin dihadirkan," kata Sandiaga.

Sandiaga meminta agar pengembang yang nanti digandeng tidak mengambil untung yang terlalu banyak. Ia mengkhawatirkan, jika mengambil untung terlalu banyak kualitas rumah yang disediakan akan tidak baik.

"Kalau ambil untung terlalu banyak akhirnya rumahnya kualitasnya tidak terlau baik dan akhirnya yang dirugikan warga sendiri. Ini yang akan kami pastikan dan kami ingin kolaborasi, karena kami akan hadirkan sisi pembiyaan yang inovatif," kata dia.

Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined property: stdClass::$video

Filename: articles/video_pilihan.php

Line Number: 18

KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help