TribunPekanbaru/

Advertorial

Program Pelalawan Sehat, Galakkan Pengobatan Gratis dan Gotong Royong

Program Pelalawan Sehat merupakan satu dari tujuh program strategis yang menjadi andalan Pemkab Pelalawan

Program Pelalawan Sehat, Galakkan Pengobatan Gratis dan Gotong Royong
Bupati Pelalawan HM Harris 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Program Pelalawan Sehat merupakan satu dari tujuh program strategis yang menjadi andalan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan. Program ini mulai dicanangkan sejak 2010 lalu, tepat pada periode pertama pemerintahan Bupati HM Harris.

Menurut Harris, Pelalawan Sehat sebagai upaya menciptakan kondisi sehat di daerah ini yang dimulai dari sehat lingkungan dan kemudian mewujudkan sehat individual penduduk. Memperkuat prakarsa masyarakat dan menghidupkan kembali budaya gotong royong dalam membersihkan lingkungan pemukiman.

Meskipun belum berhasil sepenuhnya membangkitkan inisiatif masyarakat secara menyeluruh, program gotong royong di setiap kecamatan yang diprakarsai pemerintah daerah ini telah memberikan dampak positif bagi penyadaran pentingnya menjaga lingkungan sehat dan menciptakan pola hidup sehat.

Pada sisi kesehatan individual, Pemerintah Kabupaten Pelalawan terus meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan kesehatan serta memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin yang memperkuat program kesehatan nasional.

Dampak yang dirasakan yaitu berkurangnya angka kesakitan, berkurangnya endemi penyakit menular, dan meningkatnya umur harapan hidup masyarakat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

"Untuk musibah kabut asap yang terjadi setiap tahun, Pemerintah Kabupaten Pelalawan terus melakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan," ungkap Bupati Harris saat berbincang dengan Tribun, Jumat (21/4/2017).

Harris merincikan, pada tahun 2006 sampai 2011 Pelalawan dikenal sebagai daerah tertinggal oleh pemerintah pusat, akibat banyaknya persoalan kesehatan seperti demam berdarah dengue (DBD) dan busung lapar.

Hal itu diperparah dengan tingginya urbanisasi, dimana warga dari berbagai daerah ‘menyerbu’ Pelalawan untuk mencari pekerjaan di perusahaan-perusahaan.

"Kita daerah industri dan jalan lintas nasional. Orang-orang yang datang ini tidak terdata sepenuhnya. Nyatanya banyak persoalan kesehatan dari daerah asalnya. Ini jadi persoalan," imbuh dia.

Melalui program Pelalawa Sehat, kata Harris, menyasar segala sisi. Mulai dari lingkungan masyarakat yang dibersihkan secara berkala dengan cara bergotong royong. Gotong royong menjadi budaya di setiap desa dan kelurahan yang digerakkan oleh aparatur masing-masing.

Selain itu pemerintah daerah gencar melakukan pengobatan gratis melalui Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Terutama daerah-daerah yang menjadi endemi suatu penyakit yang menonjol.

Setiap bulan, lanjut Harris, dilaksanakan senam Pelalawan Sehat yang bergilir di kecamatan-kecamatan dengan rangkaian kegiatan yang beragam. Mulai dari meninjau lingkungan, melakukan fogging jika dibutuhkan, pemeriksaan kesehatan gratis, sosialisasi cara hidup sehat, dan sebagainya.

"Saat ini Pelalawan sudah terlepas dari kategori daerah tertinggal. Tidak ada masyarakat yang tak bisa berobat. Apapun sukunya dan agamanya serta latar belakangnya. Karena semuanya gratis," kata Harris.

Dari 14 puskesmas yang tersebar di 12 kecamatan di Pelalawan, sebanyak 13 puskesmas sudah kategori Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Artinya puskesmas-puskesman memiliki layanan 24 jam dan rawat inap. Termasuk penggunaan ambulans secara gratis.

“Warga yang membutuhkan ambulans tinggal menelpon ke nomor yang ada di setiap Puskesmas.” kata dia. (Adv) 

Penulis: johanes
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help