TribunPekanbaru/

Dibiarkan Mati Setalah Tubuhnya Ditutupi Lem, Lihat Perubahan Anjing Ini Sekarang

Seekor anjing yang tersesat dibiarkan mati setelah hampir seluruh tubuhnya ditutupi lem dan diseret ke dalam lumpur.

Dibiarkan Mati Setalah Tubuhnya Ditutupi Lem, Lihat Perubahan Anjing Ini Sekarang
He'Art of Rescue / SWNS
Anjing ini tampak menderita setelah seluruh tubuhnya ditutupi dengan lem 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seekor anjing yang tersesat ditinggalkan untuk mati setelah hampir seluruh tubuhnya ditutupi lem dan diseret ke dalam lumpur.

Hal itu bahkan membuat anjing malang itu sulit untuk dikenali.

Anjing tersebut akhirnya ditemukan dan diselamatkan oleh keluarga barunya. 

Perubahan luar biasa Pascal
Perubahan luar biasa Pascal (Facebook / Stichting He'Art of Rescue International)

Dilansir dari MirrorUK rekaman yang menyentuh itu memperlihatkan keadaan anjing malang tersebut bernama Pascal.

Anjing itu tampak dalam kondisi yang menyedihkan.

Dia terlihat ketakutan dan kesakitan setelah tindakan kekerasan yang dilakukan kepadanya.

Diberitakan hal keji itu dilakukan oleh anak-anak hanya untuk sekedar bermain-main.

Anjing itu menderita kekakuan pada tubuhnya setelah lemnya memotong suplai darahnya
Anjing itu menderita kekakuan pada tubuhnya setelah lemnya memotong suplai darahnya (Facebook / Stichting He'Art of Rescue International)

Anjing malang itu hampir tidak bisa bergerak dan terlihat sudah 'mati' setelah mengalami penganiayaan mengerikan yang menyebabkan tubuhnya sulit bergerak karena kaku.

Pascal ditemukan dimana seluruh tubuhnya tertutupi dengan lem
Pascal ditemukan dimana seluruh tubuhnya tertutupi dengan lem (Facebook / Stichting He'Art of Rescue International)

Tapi setelah berbulan-bulan rehab dan perawatan, Pascal kini telah menemukan rumah yang penuh kasih dan bahkan memiliki teman anjing baru.

Foto-foto baru yang diposkan oleh sebuah acara amal menunjuukkan perubahan besar Pascal yang berada di Spanyol.

Halaman
12
Penulis: Teddy Yohannes Tarigan
Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help