TribunPekanbaru/

Anak yang Jarang Tidur Siang Ternyata Bisa Terkena Obesitas

Berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Sleep Research mengungkapkan anak yang tidak tidur

Anak yang Jarang Tidur Siang Ternyata Bisa Terkena Obesitas
Tanzeel Ur Rehman/Cover Asia Press
Tiga bersaudara asal Gujarat, India Yogita (5), Anisha (2) dan Harsh (18 bulan) mengatalami obesitas. Hal itu membuat cemas orangtuanya yang miskin. Bahkan sang ayah berniat menjual ginjal. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Jangan anggap remeh tidur siang bagi anak terutama usia balita.  

Meskipun mereka bukan bayi lagi, anak tetap membutuhkan waktu tidur 11 hingga 14 jam. 

Sebuah penelitian mengungkapkan bahaya anak tidak tidur siang. Ternyata anak yang tidak tidur siang cenderung lebih banyak mengonsumsi makanan sehingga mereka cenderung lebih berpotensi mengalami obesitas.

Berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Sleep Research mengungkapkan anak yang tidak tidur siang dapat mengonsumsi sekitar 20% kalori lebih banyak.

Anak yang tidak tidur siang mengonsumsi 25% lebih banyak gula dan 26% lebih banyak karbohidrat dibanding biasanya.

“Pada penelitian ini kami melihat bagaimana dampak dari anak yang melewatkan waktu tidur siangnya,” ujar Monique LeBourgos, asisten profesor di Departemen Fisiologi di University of Michigan.

Pada penelitian ini melihat aktivitas anak sehari-hari dengan mengukur waktu tidur, durasi tidur serta kualitas tidur mereka.

Peneliti juga melihat daftar makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh anak-anak termasuk porsi, merk makanan dan minuman serta bumbu yang dimasukkan ke dalam masakan. Penelitian juga menghitung bahan-bahan, jumlah dan metode masakan yang dimasak di rumah.

Obesitas ternyata menjadi hal yang kerap dianggap enteng.

Menurut penelitian ini, banyak orangtua yang ingin anaknya untuk mengonsumsi banyak makanan. Mereka berpikir bahwa makan banyak berarti sehat.

Padahal, jenis makanan dan kalori pada anak juga perlu dibatasi untuk mengurangi dampak obesitas di kemudian hari. Orangtua juga cenderung tidak mengetahui asupan gizi yang sesuai bagi anak-anaknya.

Setelah melihat bahaya anak tidak tidur siang, sebaiknya Mama memberikan rutinitas tidur dan jadwal sehari-hari.

Makanan yang masuk ke dalam tubuh anak juga harus diperhatikan.

Beberapa studi telah menemukan bahwa tidur juga penting bagi perkembangan otak anak terutama anak di usia pra sekolah.

Maka, penting bagi Mama untuk memastikan waktu tidurnya yang cukup. (*)

Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help