TribunPekanbaru/

Kabar Camat Irianto Wafat Disebar Melalui Pesan Whatsapp Miliknya

Pemerintah Kabupaten Kampar berduka. Camat Tambang, Irianto wafat, Minggu (7/5/2017).

Kabar Camat Irianto Wafat Disebar Melalui Pesan Whatsapp Miliknya
Desain Tribun Pekanbaru
ilustrasi tribun 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Fernando Sihombing

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Pemerintah Kabupaten Kampar berduka. Camat Tambang, Irianto wafat, Minggu (7/5/2017). Kepergian pejabat yang dikenal humoris ini sangat mengejutkan.

Sekretaris Camat Tambang, Zulkifli mendapat kabar duka itu langsung dari perpesanan Whatsapp. Kabar duka itu diterimanya tak lain akun milik almarhum. "Awalnya saya kira gurau aja. Rupanya (pesan) dikirim istri beliau," ujarnya sepulang dari pemakaman, Minggu sore.

Zulkifli mengatakan, kabar itu diterima lewat pukul 06.00 WIB. Saat ia berolahraga pagi. Ia berujar, almarhum wafat pukul 06.10 WIB di Puskesmas Lipat Kain, Kecamatan Kampar Kiri.

"Pas mau Sholat Subuh, tensi beliau tiba-tiba tinggi," kata Zulkifli bercerita penjelasan dari pihak keluarga. Ia menuturkan, Mantan Camat Rumbio Jaya itu awalnya mengeluh pusing.

Kemudian, keluarga membawa almarhum dari rumahnya di Lipat Kain ke Puskesmas. Setelah dicek, tekanan darah almarhum mencapai 230. Pihak Puskesmas memberi obat. Namun, tekanan darah Irianto terus naik hingga 260.

Ternyata, keluhan itulah akhir dari hidup almarhum. "Beliau nggak pernah mengeluh sakit. Tadi malam (Sabtu) aja kami masih kontak-kontak. Baik-baik aja," ujar Zulkifli yang mengaku kaget dengan kepergian Irianto untuk selamanya.

Irianto meninggalkan tiga anak. Almarhum baru menjabat Camat Tambang hampir empat bulan sejak dilantik, 17 Januari lalu. Di mata Zulkifli dan pegawai di Kantor Camat Tambang, almarhum begitu bersahaja. "Kadang seperti teman aja dengan semua pegawai. Nggak hanya sebagai atasan," tuturnya. (*)

Penulis: nando
Editor: Muhammad Ridho
Ikuti kami di

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined property: stdClass::$video

Filename: articles/video_pilihan.php

Line Number: 18

KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help