TribunPekanbaru/
Home »

Bisnis

» Makro

Masyarakat Kampus Diminta Persiapkan Diri untuk Kelahiran IRI

Oleh Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), IRI dinilai dapat diimplementasikan dan akan dibawa ke Presiden Joko Widodo.

Masyarakat Kampus Diminta Persiapkan Diri untuk Kelahiran IRI
Foto/Istimewa
Wakil Dekan II FE Universitas Riau (UNRI) Drs Wahyu Hamidi MSi (tengah) menyerahkan kenang-kenangan kepada Ketua Pelaksana Gerakan Ekayastra Unmada (Semangat Satu Bangsa) AM Putut Prabantoro (berbaju putih ) disaksikan oleh Ketua Umum Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) Letjen TNI (Pur) Kiki Syahnakri dan Guru Besar FE (kiri) dan Prof DR B Isyandi MS (kanan), setelah seminar nasional tentang Indonesia Raya Incorporated (IRI), di Ruang Yudisium FE UNRI, Kamis (4/5/2017). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Indonesia Raya Incorporated (IRI) yang digagas Gerakan Ekayastra Unmada (Semangat Satu Bangsa) diyakini bisa membentuk sistem perekonomian yang terintegrasi yang pada akhirnya akan mewujudkan sila ke-5 Pancasila, yakni Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Terkait dengan itu, masyarakat kampus terutama dosen dan mahasiswa Fakultas Ekonomi Indonesia didorong untuk membekali diri dalam mempersiapkan masa depan Indonesia.

Hal itu dikatakan Ketua Pelaksana Gerakan Ekayastra Unmada AM Putut Prabantoro di hadapan ratusan mahasiswa se-Indonesia yang menghadiri seminar bertema "Mencapai Kemakmuran Bersama Melalui Indonesia Raya Incorporated" di Fakultas Ekonomi Universitas Riau (Unri), Kamis (4/5/2017).

Seminar nasional ini merupakan acara puncak agenda Economic Operation (ICON) IV dan E-Dov 2017 yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Ekonomi FE Unri.

Acara dihadiri perwakilan dari 21 mahasiswa perguruan tinggi se-Indonesia Hadir juga sebagai pembicara dalam seminar itu adalah Ketua Umum Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) Letjen (Purn) Kiki Syahnakri.

"Akan terjadi ekonomi terintegrasi karena mengemban perwujudan sistem ekonomi seperti yang diamanatkan UUD 1945," kata Putut. Selain itu, ujarnya, segala sumber daya ekonomi, baik sumberdaya alam dan bukan, akan dikelola dengan transparans, bebas dari KKN, menerapkan prinsip good corporate governance, fair competition, dan akuntabel. Rakyat Indonesia, terutama para mahasiswa, harus paham bahwa kekayaan alam, sumber ekonomi, dan aktivitas perekonomian tidak hanya akan mencapai sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, tetapi juga merupakan alat strategis pemersatu bangsa," ujar Putut.

Dijelaskan Putut bahwa melalui IRI, seluruh sumber ekonomi terutama yang memenuhi kebutuhan rakyat banyak termasuk sembako, pulsa dan listrik akan dikelola bersama melalui perkawinan BUMN dan BUMD (provinsi dan kabupaten) di mana sumber ekonomi itu berada.

Perkawinan itu kemudian akan melibatkan penyertaan modal dari BUMD seluruh Indonesia. Pada akhirnya, seluruh rakyat Indonesia dapat membeli saham dari hasil perkawinan tersebut dan ikut menikmati kekayaan tanah air

Dikatakan, lewat IRI, seluruh bangsa Indonesia akan melindungi, merawat, dan mengamankan seluruh sumber ekonomi yang ada. Tanpa terkeculai sebagai dampak positif adalah, bangsa Indonesia akan mencegah daerah yang ingin memisahkan diri karena adanya kepesertaan ekonomi bersama itu.

"Oleh karena itu, melalui IRI akan banyak tersedia lapangan pekerjaan dan tentu masa depan mahasiswa terjamin. Hanya saja, mahasiswa harus membangun kesadaran dan kepedulian terkait dengan kondisi sosial dan perekonomian bangsa pada saat ini. Sebagai generasi penerus dan calon pemimpin masa depan, para mahasiswa dituntut untuk tahu dan paham akan kondisi terkini bangsa dan rakyat Indonesia,” tegas Putut.

Halaman
12
Editor: harismanto
Ikuti kami di

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined property: stdClass::$video

Filename: articles/video_pilihan.php

Line Number: 18

KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help