TribunPekanbaru/

Indragiri Hulu

Akhirnya Tersangka Korupsi Tower Internet Ditahan

Pembangunan tower triangle tersebut menggunakan dana ADD masing-masing desa di 19 desa dengan besaran per unitnya sebesar Rp 60 juta.

Akhirnya Tersangka Korupsi Tower Internet Ditahan
NET
Ilustrasi

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com Bynton Simanungkalit

TRIBUNPEKANBARU.COM, RENGAT - Kejakaaan Negeri (Kejari) Indragiri Hulu (Inhu) melakukan penahanan terhadap tersangka korupsi tower internet berinisial Ca (28), Senin (8/5/2017).

Penahanan tersebut dilakukan setelah sebelumnya Kejari Inhu melakukan dua kali pemanggilan.

"Tersangka baru hadir pada Senin (8/5/2017) setelah dua kali dilayangkan surat panggilan," ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Inhu, Supardi yang dikonfirmasi melalui kepala seksi pidana khusus, Agus Sukandar.

Agus menyampaikan bahwa penahanan ini setelah sebelumnya dilakukan penyelidikan terhadap dugaan korupsi pembangunan tower internet di Kecamatan Rakit Kulim pada tahun 2015 lalu.

Kata Agus dihadapan awak media, dalam kasus ini terdapat 19 tower internet yang dibangun di 19 desa di Kecamatan Rakit Kulim, Inhu.

Pembangunan tower triangle tersebut menggunakan dana Alokasi Dana Desa (ADD) masing-masing desa di 19 desa dengan besaran per unitnya sebesar Rp 60 juta.

Seperti yang dijelaskannya, bahwa dari hasil penyelidikan yang dilakukan diketahui untuk pembangunan tower triangle tersebut per unitnya hanya mencapai Rp 25 juta.

Sehingga dengan selisih nilai tersebut sudah terindikasi ada permainan dan mark up disetiap pembangunan tower triangle di 19 desa. (*)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help