TribunPekanbaru/

Gelar Seminar Internasional, Begini Konsep Sistem Ekonomi Dalam Islam

Pada seminar ini, para pembicara menyuguhkan dan membahas tentang sistem ekonomi berdasarkan nilai-nilai

Gelar Seminar Internasional, Begini Konsep Sistem Ekonomi Dalam  Islam
Tribun Pekanbaru/Firmauli Sihaloho
Bursa Efek Indonesia (IDX) mengunjungi Kota Pekanbaru dalam rangka menggelar Roadshow Pasal Modal Syariah di gedung Fakultas Ekonomi Syariah Universitas Islam Riau, Sabtu (27/8/2016) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sejumlah Sekolah Tinggi Islam se Riau mengadakan seminar International Ekonomi Islam bertajuk tantangan dan prospek di Nusantara yang diadakan di Golden Tulip Essential Hotel Pekanbaru, Senin (15/5).

Kali ini, pihak penyelenggara menghadirkan beberapa pembicara profesional lokal dan dari negeri Jiran, Malaysia. Seperti, Center For islamic Philantrophy and Social Finance (CIPSF) dan Universiti Teknologi Mara Cawangan Melaka.

Pada seminar ini, para pembicara menyuguhkan dan membahas tentang sistem ekonomi berdasarkan nilai-nilai Islam. Tampak puluhan peserta antusias dan semangat mengikuti jalannya seminar ini.

Dziauddin Bin Sharif dan Norajila Binti Che Man dari Center For islamic Philantrophy and Social Finance (CIPSF) memaparkan materi seputar Pendekatan SULH dalam pembayaran balik pinjaman pendidikan.

"SULH merupakan salah satu jalan yang disediakan oleh Islam untuk kaum muslimin menggunakannya bagi memastikan kehidupan yang aman tenteram dapat dipelihara. Dengan adanya pilihan untuk melakukan perjanjian damai, maka pihak yang berselisih pendapat dapat mencapai kata sepakat,"paparnya.

Pembicara lainnya, Dosen Universitas Islam Riau, Muhammad Syahrullah menjelaskan mengenai konsep akad Ijarah dalam Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES).

"Kompilasi Hukum Ekonomi Syari’ah (KHES) mengakomodir bentuk akad yang ada dalam kitab-kitab fikih, diantaranya adalah Akad Ijârah.

Penyusun KHES mengambil yang rajih dari pendapat-pendapat para ulama dalam kitab-kitab fikih," urainya. (*)

Penulis: Firmauli Sihaloho
Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help