TribunPekanbaru/

Rabu Atlet Judo Berangkat ke Jabar

Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Riau, Senin (15/5) jelaskan aturan baru dalam pertandingan Judo.

Rabu Atlet Judo Berangkat ke Jabar
TribunPekanbaru/RinoSyahril
Atlet Judo tengah berlatih 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru: Rino Syahril

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Riau, Senin (15/5) jelaskan aturan baru dalam pertandingan Judo.

"Aturan baru itu harus kami sampaikan kepada atlet, karena sudah diterapkan pada Kejuaraan Judo Piala Kartika 19-21 Mei 2017 mendatang di Pajajaran, Jawa Barat (Jabar)," ujar Ketua Harian PJSI Riau Margas Chan kepada Tribun, Senin (15/5).

Jadi kata Margas, pihaknya tidak ingin nantinya dalam pertandingan atlet Riau yang akan turun di Piala Kartika tidak tahu dengan aturan baru tersebut. "Aturan yang kami jelaskan itu mulai dari pelanggaran, nilai dan hukuman," ucap Margas.

Selain itu tambah Margas, sebanyak 11 atlet yang akan dibawa mengikuti Kejuaraan Judo Piala Kartika 19-21 Mei 2017 di Pajajaran, Jawa Barat masih menjalani latihan rutin di Venue bela diri Rumbai Sport Center (RSC). "Latihan kita lakukan 3 kali sehari yakni pagi, siang dan sore. Bahkan kalau latihan sore belum tuntas kita lanjutkan malamnya," ungkap Margas yang juga merupakan Pelatih Kepala Judo Riau.

Sebanyak 11 atlet yang akan dibawa itu jelas Margas, terdiri dari 8 putra dan 3 putri. Untuk 8 atlet putra yang dibawa adalah Husnul Hadi kelas 55 Kg, Deni Subianto dan Teguh Dwi Saputra turun di kelas 60 Kg, M Hamdani kelas 66 Kg.

"Kemudian Josua Andika dan Panji Alfarizi di kelas 81, Alvi Maulana di kelas 90 Kg dan Budi Hendra di kelas 100 Kg," ungkap Margas.

Kemudian untuk 3 putri yakni Poni Tri Kurniati kelas -63 Kg, Annisa Widya Wiratami kelas -70 Kg dan Rika kelas -78 Kg.

"Rencananya kita berangkat tanggal 17 Mei mendatang," papar Margas.

Rencananya kata Margas lagi, pihaknya akan berangkat 17 Mei mendatang. " Kejuaraan Piala Kartika itu kita ikuti selain menambah jam terbang atlet juga mencari poin atlet untuk bisa tampil pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua mendatang," papar Margas.

SUBSCRIBE Youtube: Tribun Pekanbaru,

LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru,

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru.

Penulis: Rino Syahril
Editor: Ariestia
Ikuti kami di

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined property: stdClass::$video

Filename: articles/video_pilihan.php

Line Number: 18

KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help