TribunPekanbaru/

Delapan Gudang Beroperasi Tanpa Ada Izin, Satpol PP Panggil Pemiliknya

Selain menggali lebih jauh terkait aktifitas gudag yang disegel tersebut, pihaknya juga akan mempertanyakan

Delapan Gudang Beroperasi Tanpa Ada Izin, Satpol PP Panggil Pemiliknya
TribunPekanbaru/Theo Rizky
Para pekerja di Komplek Pergudangan Jadirejo Bulog Divisi Regional Riau dan Kepulauan Riau Pekanbaru tengah mengangkat beras sejahtera (Rastra) untuk disalurkan ke Kabupaten Pelalawan, Rabu (12/4/2017). Pihak Bulog memastikan stok beras di Riau dan Kepulauan Riau aman untuk enam bulan kedepan. TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY 

Laporan : Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pasca temuan delapan gudang yang diduga tidak mengantongi izin, Satpol PP Pekanbaru akan memanggil pemiliknya untuk dimintai ketarangan. Pihaknya sudah mengirimkan surat panggilan kepada pemilik gudang, Kamis (18/5). Pemanggilan pemilik gudang ini diperlukan untuk menggali lebih jauh terkait aktifitas apa saja yang dilakukan di gudang tersebut.

"Pemanggilannya dalam minggu ini juga. Suratnya sudah kita kirim,"kata Kepala Satpol PP Pekanbaru, Zulfahmi Adrian, Kamis (18/5).

Selain menggali lebih jauh terkait aktifitas gudag yang disegel tersebut, pihaknya juga akan mempertanyakan terkait bahan apa saja yang ditumpuk digudang tersebut dan didapatkan dari mana.

"Termasuk juga nanti izin barangnya, apakah melalui jalur resmi atau ilegal. Ini nanti yang akan kita dalami,"paparnya.

Seperti diketahui, delapan gudang sembako yang berada di komplek Central Niaga Jalan Soekarno Hatta disegel petugas bagungan dari Satuan Polisi Pamong Praja Pekanbaru dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Rabu (17/5). Gudang tersebut ditutup paksa petugas karena ditemukan tidak memiliki Tanda Daftar Gudang (TDG). (*)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help