TribunPekanbaru/

EKSKLUSIF

Sebentar Lagi Bulan Puasa, Warga Minta Dua RTH Segera Dibuka

"Yang di Kaca Mayang sampai sekarang belum buka, padahal masyarakat sangar berharap segera difungsikan biar ada tempat santai," ujar Mahdi.

Sebentar Lagi Bulan Puasa, Warga Minta Dua RTH Segera Dibuka
TribunPekanbaru/Theo Rizky
Ruang Terbuka Hijau (RTH) Putri Kaca Mayang, Jalan Sudirman Pekanbaru tengah tahap penyelesaian, Jumat (6/1/2017). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dua ruang terbuka hijau (RTH) yang dibangun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau di Jalan Ahmad Yani (eks Kantor PU) dan Jalan Sudirman (eks Taman Kaca Mayang) hingga saat ini masih ditutup. Sejumlah warga yang haus dengan taman bermain di kota berharap agar RTH tersebut segera dibuka kembali.

"Dulu pas dibuka sebentar, setiap akhir pekan bawa keluarga ke RTH di Jalan Ahmad Yani itu. Sekarang sudah ditutup, nggak ada alternatif lain untuk tempat bersantai lagi," ujar Mahdi, warga Rumbai Pekanbaru, kepada Tribun, Rabu (17/5/2017).

Menurut Mahdi, selama buka akhir tahun 2016 silam, anaknya kerap mengajak untuk bermain di taman yang juga tempat berdirinya Tugu Integritas. Peresmian Tugu Integritas itu dilakukan oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Raharjo pada 10 Desember 2016 lalu.

"Anak saya main sepatu roda paling senang di taman itu. Memang disediakan tempatnya," ujar Mahdi.

RTH di Jl Ahmad Yani dibangun bersamaan dengan RTH di Jl Jenderal Sudirman. Pemprov Riau menganggarkan dana Rp 8 miliar dari APBD 2016 untuk kedua pembangunan RTH tersebut.

Berbeda dengan taman di Jl Ahmad Yani, ruang terbuka hijau yang menempati bekas lahan Taman Putri Kaca Mayang di Jl Jenderal Sudirman hingga kini malah belum pernah difungsikan sama sekali.

"Yang di Kaca Mayang sampai sekarang belum buka, padahal masyarakat sangar berharap segera difungsikan biar ada tempat santai," ujar Mahdi.

Apalagi sebentar lagi datang bulan Ramadhan. Biasanya banyak warga yang ingin menghabiskan waktu sore, menanti waktu berbuka, bersama keluarga di ruang terbuka hijau. Seperti selama ini mereka lakukan di halaman Masjid Agung An Nur dan Taman Caltex. Begitu pula dengan taman-taman lainnya.

"Heran juga kenapa sampai sekarang belum dibuka, memangnya dibangun untuk ditutup begitu saja ya," ujar Yuli, warga Pekanbaru lainnya, kepada Tribun.

Yuli mengatakan keberadaan ruang terbuka hijau sangat diperlukan. Selain menjadi paru-paru kota, juga menjadi tempat bersantai warga. Sebagai alternatif, juga gratis, dibanding pergi ke mal atau pusat perbelanjaan.

Halaman
12
Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help