TribunPekanbaru/

WHRH #8 Sukse Digeber Dua Band Eropa

Masing-masing kebagian memainkan tiga sampai empat lagu yang umumnya berasal dari karya sendiri.

WHRH #8 Sukse Digeber Dua Band Eropa
TribunPekanbaru/Syahrul Ramadhan
Grubber Kn├╝pple, band hardcore dari Jerman curi perhatian penonton di skena musik indie Kota Pekanbaru pada Rabu (17/5/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Syahrul Ramadhan

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kota Pekanbaru bergemuruh. Dua band hardcore dari benua Eropa meramaikan skena musik indie Pekanbaru dalam gelaran Work Hard Rock Hard #8 Annual HC/Punk Festival di Warung Wahid di bilangan Durian Kota Pekanbaru pada Rabu (17/5/2017) malam.

Dua band dari benua Eropa tersebut adalah Brutality Will Prevail dari UK dan Grober Knüpple dari Jerman. Kedua band tersebut masing-masing secara bergantian naik panggung diiringi sejumlah band bising asal Kota Pekanbaru lainnya.

Sebut saja, Big Bad Brother, Godam, Social Justice dan banyak lagi. Masing-masing kebagian memainkan tiga sampai empat lagu yang umumnya berasal dari karya sendiri.

Aak Hippies, penggagas Work Hard Rock Hard mengatakan, kegiatan tersebut merupakan yang terakhir ia selenggarakan di Kota Pekanbaru.

"Aku rasa, ini kegiatan terakhir yang aku bikin di Pekanbaru. Karena, dalam waktu dekat aku akan tinggal di Bandung dan menetap disana," kata Aak.

Ia juga menjelaskan, Work Hard Rock Hard sudah digelar sebanyak delapan kali secara berturut-turut selama delapa tahun belakangan.

Walaupun digelar secara mandiri dengan dukungan sesama pegiat gigs di skena indie lokal Kota Pekanbaru, gelaran Work Hard Rock Hard sempat menjadi ikon pertunjukan musik bising di kota ini.

Tak hanya musisi lokal Indonesia saja, musisi luar negeri yang kebetulan sedang melangsungkan tour di Indonesia pun banyak yang kemudian singgah dan manggung di Kota Pekanbaru.

Aak mengaku, tanpa dukungan sesama rekan-rekan di skena musik indie, kegiatan Work Hard Rock Hard tak akan terlaksana hingga sedemikian panjang.

"Selama ini, berkat dukungan rekan-rekan juga makanya kegiatannya bisa berlangsung lama. Kita senang sekali," terangnya.

Malam itu, Brutality Will Prevail kebagian main lebih dulu daripada rekan satu benuanya. Brutality Will Prevail pun memainkan beberapa lagu andalannya sambil mengajak para penonton melakukan moshing bersama.

Setelahnya, band lokal dari Pekanbaru bernama Godam kembali menghentak dengan ganas. Maklum, band gaek ini baru saja mengeluarkan album demo pertama.

Selepas Godam, Grobber Knüpple mengisi pertunjukan sekaligus menutup gelaran Work Hard Rock Hard di Warung Wahid Kota Pekanbaru. (*)

Penulis: Syahrul
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help