TribunPekanbaru/
Home »

Sport

» Basket

Persani Riau Beri Apresiasi Kepada Aprizal Raih Perunggu di ISG 2017

Atas prestasi itu kata Abdul Rais, kemungkinan besar Aprizal dipercaya kembali membela Indonesia pada Sea

Persani Riau Beri Apresiasi Kepada Aprizal Raih Perunggu di ISG 2017
TRIBUNPEKANBARU.COM/RINO SYAHRIL
Atlet Senam Riau M Afrizal serius saat menjalani latihan di Venue Senam Rumbai Sport Cneter, Pekanbaru 

Laporan : Rino Syahril

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Senam Indonesia (Persani) Riau beri apresiasi kepada atlet Riau yang berjuang membela negara pada Islamic Solidarity Games 12-22 Mei 2017 di Baku, Azerbaijan.

"Alhamdulillah atlet kita M Aprizal berhasil meraih perunggu dan kita sangat memberikan apresiasi kepada Aprizal," ujar Ketua Umum Persani Riau Hj Septina Primawati Rusli melalu Sekretaris Umum (Sekum) Abdul Rais kepada Tribun, Jumat (19/5).

Atas prestasi itu kata Abdul Rais, kemungkinan besar Aprizal dipercaya kembali membela Indonesia pada Sea Games 2017 Malaysia. "Sebab ISG dijadikan ajang seleksi oleh PB Persani untuk atlet yang akan tampil di Sea Games 2017," ucap Rais.

Secara terpisah Pelatih Senam Indonesia Ahmad Markos yang membawa atlet senam Indonesia di ISG 2017 menyampaikan, ia bersama seluruh atlet senam sudah kembali ke Indonesia. "Sesampainya di Indonesia kita langsung disambut Komite Olimpiade Indonesia (KOI)," ujar Ahmad Markos.

Penyambutan dari KOI itu kata Markos yang juga merupakan pelatih senam Riau, sangat memberikan semangat bagi atlet. "Sebab mereka merasa senang disambut hangat oleh KOIN," ucap Markos.

Senam jelas Markos, sudah selesai pertandingannya. "Hasilnya kita berhasil membawa pulang 3 medali perunggu dan satu medali diraih atlet senam Riau M Aprizal," ungkap Markos.

Sedangkan 2 perunggu lagi tambah Markos diraih oleh artistik women's vault Rifda Irfanaluthfi dan artistik women's team atas nama Armartiani, Tazsa Devira, dan Rifda Irfanaluthfi.

Menurut Markos, prestasi yang diraih atlet kita sudah cukup bagus, sebab yang mereka lawan adalah atlet senam dunia. "Apalagi M Aprizal, saat difinal lawannya cukup berat, yang meraih emas dan perak adalah atlet dunia," papar Markos.

Pada ISG 2017 kata Markos lagi, Indonesia membawa 7 pesenam. "Sebanyak 7 pesenam itu adalah Audi Ashari Arif, Agung Suci Tantio Akbar, dan Muhamad Aprizal pada nomor artistik putra. Kemudian nomor artistik putri atletnya adalah Rifda Irfanaluthfi, Tazsa Miranda Devira, dan Arnartiani. Lalu nomor ritmik, Wahyu Yolanda Putri," ujar Markos. (rsy)

Penulis: Rino Syahril
Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Ikuti kami di

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined property: stdClass::$video

Filename: articles/video_pilihan.php

Line Number: 18

KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help