TribunPekanbaru/

Politikus PDIP: Habib Rizieq Kenapa Takut Menjadi Saksi

Hamka menilai Habib Rizieq harus dipaksa pulang ke Indonesia. Pasalnya, kuasa hukum Habib Rizieq menilai

Politikus PDIP: Habib Rizieq Kenapa Takut Menjadi Saksi
Tribunnews.com/Kompas.com
Pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab dan Firza Husein. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA -- Anggota Komisi VIII DPR Hamka Haq menyesalkan sikap Pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab yang tidak memenuhi panggilan kepolisian. Menurut Hamka, seharusnya Habib Rizieq memberikan contoh baik sebagai warga negara.

"Kalau benar tidak usah takut. Kenapa takut menjadi saksi, ini baru tahap saksi belum tersangka," kata Hamka di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (18/5/2017).

Hamka menilai Habib Rizieq harus dipaksa pulang ke Indonesia. Pasalnya, kuasa hukum Habib Rizieq menilai kasus yang melilit Pimpinan FPI itu dipolitisasi.

"Kan negara bisa memaksa pulang, daripada dipaksa pulang mending pulang sendiri," kata Politikus PDI Perjuangan itu.

Sementara Anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu meminta semua pihak mengedepankan azas praduga tidak bersalah. Masinton meminta Habib Rizieq memberikan contoh yang baik. Terlebih, Rizieq merupakan panutan moral di komunitasnya.

"Saya yakin pak rizieq memberikan ketauladanan yang baik," kata Masinton.

Sebelumnya, Pimpinan Front Pembela Islam Rizieq Shihab enggan kembali ke Indonesia dalam waktu dekat. Rizieq berpandangan hukum di Indonesia sudah menjadi alat politik.

Rizieq disebut-sebut telah kembali ke Arab Saudi, setelah menempuh program disertasinya di Universitas Sains Islam Malaysia. Ketua Badan Hukum FPI Sugito Atmo Prawiro mengaku belum dapat kabar dari Rizieq mengenai itu.

"Setahu saya masih di Kuala Lumpur, tapi ada yang mengatakan sudah ke Saudi lagi," ujar Sugito saat dikonfirmasi wartawan, Senin (15/5/2017).

Awalnya, Rizieq hendak kembali ke Indonesia pada Senin (15/5/2017). Tapi, urung dilakukan, karena dalam kaca mata Rizieq, proses hukum kasus dugaan percakapan berunsur pornografi terlalu politis. (*)

Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined property: stdClass::$video

Filename: articles/video_pilihan.php

Line Number: 18

KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help