TribunPekanbaru/
Home »

News

» Sains

Tak Hanya Bakteri, Transplantasi Tinja Juga Bisa Tularkan Karakter Donor

Transplantasi tinja menjadi perawatan makin populer untuk sejumlah kondisi medis.

Tak Hanya Bakteri, Transplantasi Tinja Juga Bisa Tularkan Karakter Donor
TLFurrer
Ilustrasi 

Laporan: Shierine Wangsa Wibawa, Kompas.com

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang pakar penyakit menular asal Australia mengatakan, ada bukti yang meningkat bahwa transplantasi tinja bisa menyebabkan beberapa pasien mewarisi karakter fisik dan mental dari donor mereka, termasuk bentuk tubuh dan bahkan gejala depresi.

Transplantasi tinja menjadi perawatan yang semakin populer untuk sejumlah kondisi seperti kelelahan kronis, Parkinson’s, autisme dan sindrom iritasi usus besar.

Lebih umum lagi, mereka digunakan untuk mengganti bakteri usus dari orang-orang yang mengalami komplikasi setelah penggunaan antibiotik jangka panjang.

Perawatan tersebut melibatkan transplantasi tinja donor ke dalam usus pasien untuk memperbaiki keseimbangan bakteri "baik" dan "jahat".

(Baca juga: Lawan Infeksi Bakteri, Ilmuwan Kembangkan Pil Tinja)

Associate Profesor Patrick Charles, dari Department Penyakit Menular di Austin Health, Australia, telah menunjukkan bukti dari efek samping yang tidak lazim di hadapan para spesialis di kongres ‘Royal Australasian College of Physicians’ di Melbourne.

Dr Charles mengatakan bahwa pengobatan tersebut telah digunakan dalam pengobatan modern sejak tahun 1950an, namun para dokter masih memelajari tentang pengaruhnya.

"Ini cara yang sangat berhasil untuk memperbaiki ... pertumbuhan berlebih dari bakteri jahat yang menyebabkan diare yang mengerikan," jelasnya dalam artikel ABC 9 Mei 2017.

Ia lalu menerangkan, "Kini, apa yang kami pelajari tentang hal ini adalah perubahan dalam campuran bakteri di saat Anda mendapatkan transplantasi ini ternyata bisa membuat pasien mewarisi beberapa karakteristik donor.”

Halaman
12
Editor: Ariestia
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help