TribunPekanbaru/

Pelalawan

Tunggu Hasil Audit Badan Peradilan Umum MA, PN Pelalawan Menuju Akreditasi

Diperkirakan penilaian akreditasi akan turun dari Badan Peradilan Umum MA pada Bulan Juni mendatang

Tunggu Hasil Audit Badan Peradilan Umum MA, PN Pelalawan Menuju Akreditasi
Tribunpekanbaru/johanes
Tim Akreditasi Penjaminan Mutu Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung RI yang dipimpin Dirjen DR Herri Swantoro sedang menyambangi PN Pelalawan, Senin (15/7/2017) lalu. 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com: Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI- Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan dalam waktu dekat akan terakreditasi. Instansi penegak keadilan itu sedang menunggu hasil audit dari Tim Akreditasi Penjaminan Mutu (TAPM) Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia.

Diperkirakan penilaian akreditasi akan turun dari Badan Peradilan Umum MA pada Bulan Juni mendatang. Diketahui selama ini PN Pelalawan belum terakreditasi, lantaran persyaratan dan sarana serta prasarana yang belum memadai. Namun empat bulan terakhir, PN Pelalawan banyak berbenah mulai dari pelayanan hingga kelengkapan.

"Dari awal target kita dapat akreditasi A plus. Makanya pembenahan dilakukan secara menyeluruh baik internal maupun sarana pendukung," terang Humas PN Pelalawan, Rahmat Hidayat Batubara SH MH, kepada tribun Jumat (19/5/2017).

Dijelaskannya, TAPM telah turun ke PN Pelalawan melakukan penilaian pada Senin (15/5/2017) lalu. Tim dipimpin langsung oleh Dirjen Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung RI, DR H Herri Swantoro SH MH, menyambangi kantor PN ang terletak di SP 6 Desa Makmur Kecamatan Pangkalan Kerinci. Setiap sudut ruangan dan bagian pelayanan serta prosedur persidangan tidak luput dari pantauan tim.

Demikian dengan kelayakan ruang tahanan sementara, ruang persidangan, dokumen dan data, hingga layanan khusus bagi penyandang disabel. Kecepatan dan ketepatan dalam menangani suatu perkara masuk salah satu poin penting dalam proses audit. Ada juga fasilitas obat-obatan sebagai pertolongan pertama bagi pengunjung yang sakit secara gratis.

"Jadi kita tinggal menunggu hasilnya saja. Kategorinya nanti layak atau tidaknya diakreditasi. Jika layak, akreditasinya ditentukan. Apakah B atau A bahkan A plus. Kita berharap yang terbaiklah," tandasnya. (*)

Penulis: johanes
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help