TribunPekanbaru/

VIDEO: Pembunuh Perempuan Itu Ternyata Suaminya

MD merupakan pembunuh mayat perempuan yang diketahui bernama Resnawati tersebut, yang tak lain merupakan istri pelaku.

Laporan Videegrafer Tribun Pekanbaru, Aan Ramdani
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Jajaran Polresta Pekanbaru telah berhasil menguak misteri penemuan mayat perempuan di semak-semak belakang sebuah rumah toko (ruko)
di Jalan Paus Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru, Rabu 3 Mei 2017 lalu.

Keberhasilan tersebut ditandai dengan penangkapan seorang pria berinisial MD di Ruang Tunggu Bandara Internasional Minangkabau, Padang, Sumatera Barat, Rabu (17/5/2017).

MD merupakan pembunuh mayat perempuan yang diketahui bernama Resnawati tersebut, yang tak lain merupakan istri pelaku.

Baca: VIDEO: Mayat Perempuan Membusuk Ditemukan Di Semak-Semak Jalan Paus Pekanbaru

Dalam keterangan pers, Kamis (18/5/2017) Kabag Ops Polresta Pekanbaru, Kompol Indra Andiarta didampingi Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Dodi Vivino menjelaskan, MD tega menghabisi nyawa istrinya karena dipicu rasa cemburu.

"Berdasarkan keterangan pelaku perbuatan ini didasari cemburu sebab korban selingkuh dengan pria lain, " katanya.

Lebih lanjut dikatakanya, berdasarkan hasil keterangan tersangka pembunuhan tersebut dilakukan Rabu, 19 April 2017 sekitar pukul 23.00 wib.

Tidakan keji MD dilakukan saat istrinya hendak mandi, tersangka melilitkan handuk ke leher korban sebanyak dua kali hingga tewas.

Dengan kondisi korban yang sudah tewas dan hanya mengenakan pakaian dalam, mayat istrinya itu lalu dibungkus dengan kain.

Baca: Terungkap Jasad Perempuan Dibelakang Ruko Adalah Korban Pembunuhan, Pelakunya Suami Sendiri.

Tersangka kemudian mengangkat korban ke belakang ruko Jalan Paus dan meletakan mayatnya di semak-semak sekitar pohon pisang dan ditimbun dengan tanah.

Menurut Kompol Indra Andiarta, pihaknya cukup kesulitan melacak keberadaan MD karena sempat berpindah-pindah tempat.

Akhirnya pelarian pelaku berhasil terendus aparat dan ditangkap Bandara Minangkabau Sumatera Barat.

Akibat perbuatannya kini MD kini meringkuk dibalik jeruji Polresta Pekanbaru dan terancampasal pembunuhan, dengan ancaman 12 tahun penjara. (*)

Penulis: Aan Ramdani
Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help