TribunPekanbaru/

Akui Kirim Pesan dan Foto Cabul ke Sejumlah Gadis, Mantan Anggota Kongres AS Menangis

Sidang itu sekaligus mengakhiri penyelidikan atas skandal pesan cabul yang sempat mewarnai pemilihan Presiden

Akui Kirim Pesan dan Foto Cabul ke Sejumlah Gadis, Mantan Anggota Kongres AS Menangis
JEFFERSON SIEGEL/NEW YORK DAILY NEWS
Anthony Weiner berada dalam penyelidikan federal AS karena diduga mengirim pesan dan gambar berbau seks secara terbuka kepada seorang gadis remaja berusia 15 tahun di North Carolina, tahun 2016. (JEFFERSON SIEGEL/NEW YORK DAILY NEWS) 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Mantan anggota Kongres Amerika Serikat (AS), Anthony Weiner, menangis di pengadilan federal, Jumat (19/5/2017) waktu setempat.

Hal itu terjadi ketika Weiner mengaku bersalah bahwa telah ia telah mengirimkan pesan-pesan dan gambar-gambar tak senonoh secara ekplisit kepada seorang remaja putri.

Sidang itu sekaligus mengakhiri penyelidikan atas skandal pesan cabul yang sempat mewarnai pemilihan Presiden AS pada November 2016, demikian dilaporkan Reuters.

Dengan mengenakan jas berwarna biru tua, dasi merah marun, dan cincin nikah, Weiner (52), berbicara sambil menangis , menceritakan prilakunya di depan hakim Distrik Loretta Preska di New York City.

"Saya mempunyai penyakit, namun saya tidak mempunyai alasan," kata Weiner, meminta maaf kepada remaja putri berusia 15 tahun yang ia kirimi gambar dan pesan berkonten pornografi tahun lalu.

Atas dakwaan bahwa ia mengirimkan pesan cabul kepada seorang anak di bawah umur, Weiner diancam hukuman maksimal 10 tahun di penjara.

Namun, tampaknya hukuman yang akan diterimanya akan kurang dari 10 tahun.

Sebagai bagian dari kesepakatan permohonannya, jaksa federal mengatakan bahwa mereka akan mempertimbangkan hukuman antara 21 bulan hingga 27 bulan sebagai masa yang "adil dan sesuai."

Hakim Distrik AS Denise Cote akan memutuskan hukuman bagi Weiner pada 8 September.

Perjalanan karir politik mantan anggota Kongres AS dari Partai Demokrat itu tergelincir setelah terungkapnya serangkaian skandal berupa percakapan seksual yang tak pantas oleh Weiner dengan para perempuan secara daring (online).

Halaman
12
Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined property: stdClass::$video

Filename: articles/video_pilihan.php

Line Number: 18

KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help