TribunPekanbaru/

69 Peserta Asal Riau Ikut Seleksi CMPDP

Pada tahun 2017 ini tercatat ada sebanyak 4770 peserta dari seluruh Indonesia dan di Riau terdapat 69 calon peserta yang ikut serta dalam seleksi.

69 Peserta Asal Riau Ikut Seleksi CMPDP
Bursa Efek Indonesia bersama Kliring Penjaminan Efek (KPEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) gelar Capital Market Professional-Development Program (CMPDP) 2017. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Ikhwanul Rubby 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Bursa Efek Indonesia bersama Kliring Penjaminan Efek (KPEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) gelar Capital Market Professional-Development Program (CMPDP) 2017.

Ini merupakan program yang digawangi The Indonesia Capital Market Institute sebagai lembaga bentukan tiga perusahaan tersebut dalam rangka menghasilkan tenaga profesional dibidang pasar modal.

Pada tahun 2017 ini tercatat ada sebanyak 4770 peserta dari seluruh Indonesia dan di Riau terdapat 69 calon peserta yang ikut serta dalam seleksi.

"Jumlah peserta program tersebut dari Riau khusus tahun ini mengalami peningkatan signifikan. Peningkatan yang terjadi mencapai 5 kali lipat dari tahun lalu," kata Kepala Bursa Efek Indonesia Riau, Emon Sulaeman, Sabtu (3/6/2017).

Ia menyampaikan peningkatan signifikan ini terjadi berkat peran hadirnya Galeri Investasi disejumlah perguruan tinggi di Riau.

Disampaikan Galeri Investasi jadi gerbang dan praktek pasar modal. Sangat berkemungkinan besar calon peserta CMPDP yang sebelumnya telah aktif mengakses fasilitas tersebut akan lebih mampu menyelesaikan tantangan seleksi yang sepenuhnya membahas tentang dunia pasar modal dan investasi.

Direktur Utama TICMI, Mety Yusantiati mengatakan program CMPDP tahun ini merupakan yang ketiga kalinya diselenggarakan setelah sukses melaksanakannya pada 2016 lalu.

Ia menjelaskan tahun ini seleksi peserta untuk ikut CMPDP ini dilakukan di 27 kota besar se-Indonesia. Diantaranya Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Banda Aceh, Medan, Padang, Pangkalpinang, Batam, Pekanbaru, Bengkulu, Lampung, Palembang, Jambi, Pontianak, Palangkaraya, Banjarmasin, Denpasar, Balikpapan, Makassar, Ambon, Kendari, Manokwari, Jayapura dan Manado.

Mety mengatakan program ini dihadirkan dalam rangka menyerap tenaga terampil dibidang pasar modal, yang diharap akan mampu meningkatkan tingkat literasi dibidang pasar modal.

Halaman
12
Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help